Analisis Performansi Teknologi Dwdm Dengan Penguat Optik Hybrid Roa-Edfa Berbasis Soliton

Penulis

  • Tika Nadhiah Barawasi
  • Brian Pamukti
  • Yudiansyah Yudiansyah

Abstrak

Peningkatan kebutuhan akan transmisi data berkapasitas besar dan jarak jauh mendorong penggunaan teknologi Dense wavelength division multiplexing (DWDM) dalam sistem komunikasi optik. Namun, tantangan utama pada DWDM adalah redaman dan dispersi sinyal yang terjadi seiring bertambahnya jarak transmisi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis performansi sistem DWDM berbasis soliton dengan kombinasi penguat optik hybrid ROA-EDFA dalam dua konfigurasi: ROA sebagai booster amplifier dan sebagai inline amplifier. Selain itu, diteliti pula pengaruh penggunaan dispersion compensation fiber (DCF) dalam meningkatkan kualitas sinyal. Simulasi dilakukan menggunakan perangkat lunak OptiSystem 7.0 dengan variasi daya laser dari -8 dBm hingga 8 dBm, serta panjang serat optik 30 km, 50 km, dan 100 km. Hasil menunjukkan bahwa konfigurasi ROA sebagai booster amplifier memberikan performa terbaik, terutama jika dikombinasikan dengan DCF, dengan nilai bit error rate (BER) mencapai 10⁻³⁶. Sebaliknya, penggunaan ROA sebagai inline amplifier menunjukkan penurunan kualitas sinyal pada daya rendah dan jarak jauh. Kesimpulannya, konfigurasi ROA sebagai booster amplifier dengan DCF sangat direkomendasikan untuk sistem DWDM jarak jauh. Penggunaan soliton juga terbukti efektif dalam mempertahankan kestabilan sinyal dan menekan efek dispersi dalam jaringan optik.

Kata kunci— sortasi pisang, computer vision, ESP8266, teachable machine, otomasi, blynk

Referensi

Khair, F., Amiludin, A., Pratama, A., Gustiyana, F., Rahmawan, R., & Reza, Y. (2021). Perancangan Sistem Optik DWDM 8 Kanal dengan Penguat EDFA. (Journal of Telecommunication, Electronics, and Control Engineering (JTECE)), 3(1),24-40. https://doi.org/10.20895/jtece.v3i1.228

R. P. Prakoso, E. Wahyudi, and K. Masykuroh, “Optimalisasi Bit Error Rate (BER) jaringan optik hybrid pada sistem DWDM berbasis Soliton,” Journal of Telecommunication, Electronics, and Control Engineering, vol. 3, no. 2, pp. 62–70, Sep. 2021, doi: 10.20895/jtece.v3i2.320.

D. A. Prestanty, “SIMULASI DENSE WAVELENGTH DIVISION MULTIPLEXING (DWDM) DENGAN MENGGUNAKAN APLIKASI CISCO PACKET TRACER,” ejurnal.politeknikpratama.ac.id, May 2023, doi: 10.55606/juprit.v2i2.1737.

Taufik Akbar, “Analisis Performansi Ber Pada Jaringan Optik Dense Wavelength Divisio Multiplexing Menggunakan Penguat Hybrid Raman Edfa,”e Proceeding of Engineering, vol. Vol.6, No.2 Agustus 2019, no. 2355–9365,2019,[Online].Available:https://openlibrarypublications.telkomuniversity.ac.id/index.php/enineering/article/view/9683

J. R. Muhammad, “Perencanaan pada sistem transmisi DWDM dengan sistem Optical Transport Network (OTN),” Sep. 05, 2023. https://journal.aptii.or.id/index.php/Repeater/article/view/25

A. P. W. Nugraha, “Perancangan jaringan backbone optik 4G LTE DWDM di Kabupaten Bandung Selatan,” ejournal.itn.ac.id, Feb. 2019, doi: 10.36040/seniati.v5i2.766.

Lazuardi Ramadeanto1 , Akhmad Hambali2 , Brian Pramukti3 , 2018, “PERFORMANSI EDFA DI SETIAP BIT RATE YANG DIKIRIMKAN DARI TRANSMITTER KE RECEIVER PADA JARAK 50KM PADA SISTEM,” Universitas Telkom, Jurnal, Bandung, Jawa Barat, Indonesia

P. M. Guarango, “Analisis Perbandingan Performansi Posisi Penguat Optik Hybrid SOA – EDFA dengan Raman – EDFA Pada Sistem DWDM,” הארץ, no. 8.5.2017, pp. 2003–2005, 2022.

##submission.downloads##

Diterbitkan

2025-12-19

Terbitan

Bagian

Prodi S1 Teknik Telekomunikasi