Analisis Pengendalian Kualitas Pada Produk Kain Flanel Dengan Metode Six Sigma (Studi Kasus: Warehouse Distribusi Cv.Indah Jaya, Surabaya)
Abstrak
Analisis pengendalian kualitas pada gudang
distribusi produk kain flanel di CV. Indah Jaya dilakukan
dengan menggunakan metode Six Sigma. Permasalahan utama
yang teridentifikasi mencakup munculnya jamur pada kain
flanel akibat kelembapan yang tidak terkendali serta kain flanel
yang kotor karena kemasan mengalami kerusakan selama
proses penanganan dan penataan barang. Kondisi tersebut
memicu peningkatan keluhan pelanggan, bertambahnya biaya
pembersihan atau penggantian barang, serta risiko penurunan
tingkat kepercayaan konsumen. Metode yang digunakan
meliputi pengumpulan data cacat dalam periode distribusi
tertentu, serta analisis akar penyebab dengan diagram sebabakibat. Hasil pengukuran menunjukkan bahwa dua jenis
kerusakan yang paling dominan adalah kontaminasi jamur
akibat kelembapan gudang yang melebihi ambang batas yang
direkomendasikan, serta kain flanel kotor karena kemasan
sobek saat proses pemindahan dan penyimpanan. Tindakan
perbaikan dilaksanakan melalui pemasangan sistem
pengendalian kelembapan (dehumidifier), optimalisasi prosedur
penataan dan penanganan barang, penggunaan kemasan
pelindung tambahan.
Kata Kunci: Six Sigma, pengendalian kualitas, gudang
distribusi, kain flanel



