Rancang Bangun Aplikasi Wisata Banyumas Berbasis Augmented Reality Menggunakan Metode Game Development Life Cycle (GDLC)
Abstrak
Banyumas merupakan salah satu kabupaten di Provinsi Jawa
Tengah yang memiliki beragam destinasi wisata menarik. Namun,
pemahaman pariwisata di wilayah ini masih kurang optimal,
sehingga banyak tempat wisata yang belum dikenal luas oleh
masyarakat. Penelitian ini dilakukan melalui kerja sama dengan
Dinas Pariwisata Banyumas, mengingat perizinan dan data yang
dibutuhkan hanya dapat diperoleh melalui kolaborasi tersebut.
Dinas Pariwisata menyetujui kerja sama dengan syarat aplikasi
yang dikembangkan harus bersifat interaktif dan berfungsi
sebagai media informasi, mengingat belum adanya platform
serupa untuk mempromosikan destinasi wisata di Banyumas.
Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan
penyebaran informasi pariwisata di Banyumas melalui
pengembangan aplikasi dengan pendekatan gamifikasi. Hal ini
menjadikan penyampaian informasi lebih interaktif dan menarik.
Metode pengembangan yang digunakan adalah Game
Development Life Cycle (GDLC), yang terdiri dari enam tahap:
initiation, pre-production, production, testing, beta test, dan rilis.
Hasil penelitian adalah aplikasi telah berhasil dikembangkan dan
diimplementasikan. Hasil uji kegunaan menunjukkan respons
positif, melebihi standar minimum yang ditetapkan dan
menegaskan bahwa aplikasi sangat berguna.
Kata kunci: Pariwisata, Informasi, Banyumas, Gamifikasi,
GDLC



