Penggunaan Inverter pada Sistem Wireless Power Transfer untuk IoT
Abstrak
Wireless Power Transfer (WPT) memerlukan sumber arus bolak-balik (AC) berfrekuensi tinggi untuk menginduksi medan magnet pada kumparan pemancar. Pada penelitian ini dirancang inverter berbasis Zero Voltage Switching (ZVS) untuk menghasilkan sinyal AC resonan yang langsung dipasangkan ke kumparan transmitter sistem WPT berbasis Magnetic Resonance Coupling (MRC). Inverter ZVS bekerja dengan prinsip resonansi LC yang memanfaatkan dua MOSFET sebagai saklar daya, memungkinkan proses switching terjadi pada tegangan mendekati nol sehingga meminimalkan rugi daya dan panas. Sistem diuji pada frekuensi resonansi 14 kHz dengan tegangan masukan DC 12 V. Implementasi ini membuktikan bahwa inverter ZVS sederhana efektif digunakan untuk aplikasi WPT jarak dekat untuk perangakat IoT.
Kata kunci — inverter, zero voltage switching, wireless power transfer, magnetic resonance coupling, Internet of Things
Referensi
Takehiro Imura, Wireless Power Transfer Using Magnetic and Electric Resonance Coupling Techniques. Springer Nature Singapore, 2020.
A. Yousuf, T. K. Das, M. E. Khallil, N. A. A. Aziz, M. J. Rana, and S. Hossain, “Comparison Study of Inductive Coupling and Magnetic Resonant Coupling Method for Wireless Power Transmission of Electric Vehicles,” in International Conference on Robotics, Electrical and Signal Processing Techniques, 2021, pp. 737–741. doi: 10.1109/ICREST51555.2021.9331096.
I. Radiocommunication Bureau, “REPORT ITU-R SM.2392-1 - Applications of wireless power transmission via radio frequency beam,” 2016. [Online]. Available: http://www.itu.int/ITU-R/go/patents/en
Yasu Mustika Ratna and Hadi Fathul Charis, “View of Pengaruh Tegangan Terhadap Besar Kuat Arus Listrik Pada Persamaan Hukum Ohm”.
A. K. Prasojo and I. Surjati, “Rancang Bangun Wireless Power Transfer (WPT) Menggunakan Prinsip Resonansi Induktif Elektromagnetik dan Blocking Oscillator dengan Coil Berbentuk Spiral Mendatar,” JURNAL ELEKTRO, vol. 12, pp. 97–102, Oct. 2019



