Implementasi Wireless Power Transfer pada sistem IoT untuk Pengisian Daya Baterai

Penulis

  • Uswatun Hasanah
  • Levy Olivia Nur
  • Dhoni Putra Setiawan

Abstrak

Internet of Things (IoT) memerlukan sumber daya listrik yang andal untuk mendukung pemantauan dan pengendalian sistem secara real-time. Penelitian ini mengimplementasikan Wireless Power Transfer (WPT) berbasis Magnetic Resonance Coupling (MRC) sebagai solusi pengisian daya baterai perangkat IoT secara nirkabel. Sistem dirancang menggunakan NodeMCU ESP8266 yang terhubung dengan sensor suhu, kelembaban tanah, serta tegangan dan arus, dan diintegrasikan dengan platform Blynk untuk pemantauan data secara real-time. Hasil pengujian menunjukkan WPT mampu mengisi baterai dari 38% hingga penuh dalam 13 jam, dengan durasi operasional perangkat mencapai 12 jam sebelum pengisian ulang, sehingga membuktikan efektivitasnya untuk memperpanjang umur operasional IoT berdaya rendah.

Kata kunci — Internet of Things, Wireless Power Transfer, Magnetic Resonance Coupling, NodeMCU ESP8266, Blynk

Referensi

Takehiro Imura, Wireless Power Transfer Using Magnetic and Electric Resonance Coupling Techniques. Springer Nature Singapore, 2020.

Ecc, “Non-beam Wireless Power Transmission (WPT) applications other than WPT-EV operating in various frequency bands below 30 MHz.”

W. Luo et al., “Wireless Power Transfer Through Soil Over a Range of Moisture Levels for In-Situ Soil Health Monitoring,” IEEE Sensors, 2021, doi: https://doi.org/10.1109/SENSORS47087.2021.9639619.

##submission.downloads##

Diterbitkan

2025-12-29

Terbitan

Bagian

Prodi S1 Teknik Telekomunikasi