GeoAir: Sistem Pengukuran Kualitas Udara Portabel Berbasis IoT dengan Visualisasi Real-Time Menggunakan Mobile Application
Abstrak
Kualitas udara merupakan aspek penting yang perlu dipantau secara akurat dan real-time karena berdampak langsung terhadap kesehatan manusia. Paparan polutan seperti PM2.5, PM10, CO, dan CO₂ dalam jangka panjang dapat meningkatkan risiko gangguan pernapasan, penyakit kronis, hingga kematian dini. Penelitian ini merancang dan mengimplementasikan sistem pemantauan kualitas udara berbasis Internet of Things (IoT) yang portabel, memanfaatkan kendaraan sebagai media pengukuran bergerak sehingga cakupan pemantauan menjadi lebih luas dan fleksibel. Sistem dilengkapi sensor SCD30 (CO₂, suhu, kelembapan), MQ-07 (CO), DHT22 (suhu, kelembapan), dan GP2Y1010AUOF (PM2.5, PM10) yang terhubung ke mikrokontroler ESP32 serta GPS pada perangkat Android. Data dikirim secara real-time melalui koneksi Wi-Fi ke Blynk Cloud untuk visualisasi parameter udara dan Firebase Realtime Database untuk penyimpanan data lokasi, lalu ditampilkan pada aplikasi mobile berbasis Android serta LCD 16x2 I2C. Pengujian dilakukan di lingkungan Universitas Telkom pada Juli 2025, meliputi validasi sensor dengan alat referensi, pengujian akurasi setelah kalibrasi regresi linear, serta uji alpha dan beta aplikasi dengan 35 responden. Hasil menunjukkan sistem mampu memberikan informasi kualitas udara secara dinamis, akurat, dan mudah diakses, sehingga layak digunakan sebagai solusi pemantauan udara yang efisien dan berpotensi dikembangkan lebih lanjut.
Kata kunci — Aplikasi Monitoring, GPS, Internet of Things, Kualitas Udara, Sensor Gas
Referensi
GAIKINDO, “‘Jumlah Kendaraan di Indonesia 147 Juta Unit, 60 Persen di Pulau Jawa,’” https://www.gaikindo.or.id/jumlah-kendaraan-di-indonesia-147-juta-unit-60-persen-di-pulau-jawa/.
D. S. Al Fathin, “‘Sistem Pemantauan Polusi Udara Berbasis Internet of Things dengan Algoritma Long Short-Term Memory,’ ,” https://repository.upi.edu/123251/.
E. R. N. Wulandari, N. Rosyida, B. Sutawijaya, H. M. Abdullah, and S. R. Asriningtias, “PERANCANGAN SENSOR GAS BERBASIS IoT UNTUK PEMANTAUAN KUALITAS UDARA,” Jurnal Informatika dan Teknik Elektro Terapan, vol. 12, no. 3S1, Oct. 2024, doi: 10.23960/jitet.v12i3s1.4977.
T. V. Damayanti and R. E. Handriyono, “Monitoring Kualitas Udara Ambien Melalui Stasiun Pemantau Kualitas Udara Wonorejo, Kebonsari Dan Tandes Kota Surabaya,” Environmental Engineering Journal ITATS, vol. 2, no. 1, pp. 11–18, Mar. 2022, doi: 10.31284/j.envitats.2022.v2i1.2897.
F. Susanto, N. Komang Prasiani, and P. Darmawan, “IMPLEMENTASI INTERNET OF THINGS DALAM KEHIDUPAN SEHARI-HARI,” Online, 2022. [Online]. Available: https://jurnal.std-bali.ac.id/index.php/imagine
MENTERI LINGKUNGAN HIDUP DAN KEHUTANAN REPUBLIK INDONESIA, “Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan nomor 14 tahun 2020 tentang Indeks Standar Pencemar Udara,” https://ditppu.menlhk.go.id/portal/read/indeks-standar-pencemar-udara-ispu-sebagai-informasi-mutu-udara-ambien-di-indonesia.
E. Heinold, P. H. Rosen, and S. Wischniewski, “Usability questionnaire for robotic systems based on the ISO 9241-110,” IEEE Robot Autom Lett, 2025, doi: 10.1109/LRA.2025.3526557.
A. Amir and M. Ilham, “Sistem Monitoring Indeks Standar Pencemaran Udara (ISPU) pada Wilayah Kota berbasis Internet of Things,” vol. 7, no. 2.



