Usulan Perbaikan Kebijakan Persediaan Menggunakan Pendekatan Vendor Managed Inventory Model (r, Q) Untuk Meminimasi Total Biaya Persediaan di Gudang CV XYZ
Abstrak
CV XYZ merupakan perusahaan distributor komoditas kedelai yang mengirim ke berbagai industri kedelai lain dalam jumlah besar maupun kecil. Pada kondisi existing Gudang CV XYZ belum menerapkan kebijakan persediaan yang sesuai dengan karakteristik dan kebutuhan, hal tersebut dapat dilihat dari beberapa gejala dan dampak yang ditimbulkan. Dalam 51 minggu terjadi 46 kali backlog sehingga persentasenya adalah 90,20% dan permintaan yang dipenuhi secara normal adalah 9,80%. Total biaya persediaan aktual yang telah dihitung menggunakan rumus klasik menunjukkan persentase yang berlebih sebesar 9,03%. Penelitian ini bertujuan untuk merancang usulan kebijakan persediaan pada Gudang CV XYZ untuk meminimasi total biaya persediaan, perancangan tersebut dilakukan dengan cara membandingkan kondisi aktual menggunakan model No-VMI dan VMI. Perbandingan jumlah backlog yang berhasil ditekan dari kondisi aktual ke VMI adalah 167,83 kg dengan persentase penurunan sebesar 99,98%. Total biaya persediaan kondisi aktual Rp 9.642.573,29 mengalami penurunan menjadi Rp 1.059.293,94 Penurunan total biaya persediaan dari kondisi aktual ke VMI adalah sebesar 90%, faktor yang mempengaruhi penurunan ini adalah ukuran lot pemesanan yang telah disesuaikan dengan kebutuhan gudang CV XYZ serta jumlah permintaan yang dibacklog diminimasi untuk mengurangi biaya denda yang timbul.
Kata kunci — kedelai, kebijakan persediaan, backlog, vendor managed inventory.
Referensi
S. Chopra and P. Meindl, Supply chain management : strategy, planning, and operation. Pearson, 2016.
S. N. Bahagia, “Sistem Inventori Senator Bur Bahagia,” 2006.
J. Heizer, B. Render, and C. Munson, Operations management : sustainability and supply chain management. Pearson, 2020.
L. A. San-José, J. Sicilia, and J. García-Laguna, “Analysis of an EOQ inventory model with partial backordering and non-linear unit holding cost,” Omega (United Kingdom), vol. 54, pp. 147–157, 2015, doi: 10.1016/j.omega.2015.01.007.
S. Sharma, Inventory Parameters. 2017.
T. Tandiansyah et al., “Pengendalian persediaan suku cadang nut dengan menggunakan metode klasifikasi abc dan model q back order di pt fgh,” vol. 6, no. 11, 2025.
V. Belvedere, A. Grando, G. Stabilini, and R. Secchi, Production, operations and supply chain management. Bocconi University Press, 2021.
G. Marques, J. Lamothe, and C. Thierry, “Vendor Managed inventory, from concept to processes, for an unified view,” 2008. [Online]. Available: https://www.researchgate.net/publication/40843883
P. D. Kusuma and M. Kallista, “COLLABORATIVE VENDOR MANAGED INVENTORY MODEL BY USING MULTI AGENT SYSTEM AND CONTINUOUS REVIEW (R, Q) REPLENISHMENT POLICY,” J. Appl. Eng. Sci., vol. 20, no. 1, pp. 254–263, 2022, doi: 10.5937/jaes0-31532.
D. Oktapriandi and C. Saleh, “Optimasi Biaya Pada Model Vendor Managed Inventory (VMI): Single-Vendor Multi-Retailer Menggunakan Algoritma Genetika.”
S. H. R. Pasandideh, S. T. A. Niaki, and A. Roozbeh Nia, “An investigation of vendor-managed inventory application in supply chain: The EOQ model with shortage,” Int. J. Adv. Manuf. Technol., vol. 49, no. 1–4, pp. 329–339, 2010, doi: 10.1007/s00170-009-2364-5.
A. A. Taleizadeh, I. Shokr, I. Konstantaras, and M. VafaeiNejad, “Stock replenishment policies for a vendor-managed inventory in a retailing system,” J. Retail. Consum. Serv., vol. 55, no. May, p. 102137, 2020, doi: 10.1016/j.jretconser.2020.102137.
J. F. Joseph, B. Sundarakani, P. Hosie, and S. Nagarajan, “Analysis of vendor managed inventory practices for greater supply chain performance,” Int. J. Logist. Econ. Glob., vol. 2, no. 4, p. 297, 2010, doi: 10.1504/ijleg.2010.037518.
D. Buakum and W. Wisittipanich, “A literature review and further research direction in cross-docking,” Proc. Int. Conf. Ind. Eng. Oper. Manag., vol. 2019, no. MAR, pp. 471–481, 2019.
N. Boysen and M. Fliedner, “Cross dock scheduling: Classification, literature review and research agenda,” Omega, vol. 38, no. 6, pp. 413–422, 2010, doi: 10.1016/j.omega.2009.10.008.



