Perancangan Model Bisnis Platform Jual Beli Daging Sapi Dan Kerbau Tersertifikasi Halal Dengan Metode Lean Canvas
Abstrak
Penelitian ini bertujuan merancang platform jual beli daging bersertifikat halal menggunakan metode Lean Canvas serta mengembangkan Minimum Viable Product (MVP) sebagai prototipe awal platform. Latar belakang penelitian didasarkan pada kebutuhan masyarakat muslim Indonesia untuk memperoleh produk daging yang terjamin kehalalannya, sementara berdasarkan data dari BPJPH pada tahun 2025, dari total 560 RPH di Indonesia hanya 230 RPH yang telah memiliki sertifikat halal. Perancangan model bisnis diawali dengan pengumpulan data sekunder untuk selanjutnya dibuat lean canvas dan diverifikasi serta dilanjutkan dengan membuat rancangan mock-up aplikasi yang diberi nama Halal Mart. Permasalahan yang dialami oleh pembeli adalah terbatasnya daging halal di pasaran, perbedaan harga daging tersertifikasi halal dan tidak, serta pelaku usaha dan konsumen sulit untuk menemukan daging yang terjamin kehalalannya. Sedangkan permasalahan yang dialami penjual meliputi persaingan yang cukup tinggi antar penjual daging di pasar tradisional, penjual daging sulit membuktikan kehalalan produk, serta penjual daging sulit untuk menjangkau konsumen baru. Segmentasi pelanggan sisi konsumen adalah komunitas muslim yang peduli dengan kehalalan daging dan pelaku UMKM yang membutuhkan pasokan daging halal, sedangkan dari sisi mitra usaha adalah pedagang sapi dan kerbau halal eceran serta distributor dan penjual daging halal yang ingin memperluas jangkauan pasar secara digital. Unique value proposition yang dirancang adalah “dapatkan daging halal bersertifikat dengan mudah dan terpercaya” untuk pembeli dan “perluas jangkauan pasar daging halal dengan mudah dan aman” untuk mitra usaha. Solusi yang diberikan adalah menawarkan fitur pemeriksaan sertifikat halal, fitur dynamic pricing dan notifikasi promo, fitur rekomendasi produk serta aplikasi Halal Mart. Revenue streams meliputi administration fee, komisi penanganan dan layanan pembeli, serta komisi dari iklan. Validasi dilakukan untuk problem dan solusi. Hasil dari validasi problem menunjukkan bahwa mayoritas responden mengalami permasalahan yang telah dipaparkan sehingga tidak ada perubahan untuk blok problem dalam lean canvas, sedangkan untuk validasi solusi pada sisi pembeli menunjukkan bahwa seluruh responden sangat puas dengan fitur-fitur yang terdapat pada mockup aplikasi Halal Mart, sedangkan validasi solusi dari sisi mitra usaha terdapat masukan terkait kesederhanaan mockup sehingga diperlukan penambahan fitur chat antar penjual dan pembeli serta memperkaya dashboard mitra dengan menambahkan informasi mengenai produk terlaris dan jam ramai.
Kata kunci — Lean Canvas, Minimum Viable Product, Daging, Sertifikasi Halal.
Referensi
A. D. Abadul, Ensiklopedi Hukum Islam, Jakarta: PT. Intermasa, 1997.
Ni’am, S., & Arief, T. M. V. (2025, November 18). “BPJPH sebut baru 230 dari 560 Rumah Potong Hewan Yang punya sertifikat halal”. KOMPAS.com.
C. S. F. Teixeira and L. L. F. Pereira, "Pereira Diamond: Benefits Management Framework," The International Journal of Business & Management, no. ISSN 2321- 8916, 2015.
R. Yuhdi and B. Suranto, "Penerapan Lean Canvas Untuk Pengembangan Starup Safir," AUTOMATA, vol. 2, no. 2, 2021.
Maurya, A. (2012). Running Lean. California: O'Reilly Media, Inc.
A. Ostewalder and Y. Pigneur, Bussiness Model Generation: A Handbook For Visionaries, Game Changers, and Challengers, New Jersey: John Wiley and Sons, 2010.



