Pengembangan Sistem Informasi Penjualan Produk Usaha Mikro Kecil Menengah dengan Metode Spiral Studi Kasus pada Tempat Praktek Keterampilan Usaha (TPKU) Pondok Pesantren Tebuireng

Penulis

  • Telkom University
  • Telkom University
  • Telkom University

Abstrak

Abstrak — Tempat Praktek Keterampilan Usaha atau TPKU, adalah badan usaha UMKM atau Usaha Mikro Kecil Menengah yang dimiliki oleh Pondok Pesantren Tebuireng. Badan usaha ini didirikan untuk memenuhi kebutuhan penunjang kegiatan Pondok Pesantren Tebuireng. Badan usaha ini meliputi bidang usaha konveksi yang memproduksi keperluan berbagai macam produk tekstil seperti seragam, kaos, sarung, sprei, hingga kopyah. TPKU juga memiliki unit atau divisi usaha lain yang melayani jasa sablon, bordir, produksi kasur, bengkel las dan service ac. Dengan meningkatnya nilai transaksi serta tingginya jumlah pesanan yang diterima, tetapi manajemen penjualan yang dilakukan masih menggunakan metode pencatatan tertulis. Sehingga, kendala yang dialami adalah data penjualan yang sering tidak valid, dan perekapan data penjualan memakan waktu lama. Oleh karena itu dibutuhkan sistem informasi penjualan yang dapat membantu TPKU untuk lebih efisien dan valid dalam mengolah data penjualan. Fungsi utama dari sistem informasi penjualan ini berfokus pada pendataan transaksi, serta otomisasi stok barang yang terjual, sistem ini akan hanya digunakan oleh unit penjualan TPKU dan dapat dipantau oleh pengelola untuk pengawasan serta perekapan data. Pengembangan sistem ini menggunakan metode Spiral, yang dilakukan secara iteratif dengan fokus pada analisis resiko. Setiap tahapan melibatkan perencanaan, pengembangan, dan evaluasi, di mana pengguna memberikan masukan untuk perbaikan sistem hingga memenuhi kebutuhan mereka. Parameter keberhasilan penelitian ini adalah aplikasi berbasis website yang dapat digunakan pengguna untuk mencatat transaksi dari unit usaha di TPKU. Kemudian pengujian akan dilakukan dengan metode UEQ atau User Experience Questionnaire untuk mengetahui apakah sistem yang dibuat dapat digunakan dengan mudah. Pada penelitian ini menghasilkan hasil pengujian dengan metode blackbox testing berbasis fungsional test untuk 22 fitur yang tersedia, dan dari hasil pengujian yang telah dilakukan dari ke 22 fitur yang telah dibangun, 22 fitur tersebut telah berjalan sesuai dengan fungsionalitasnya.

Kata Kunci: UMKM, Tempat Praktek Keterampilan Usaha, Sistem Informasi, Website, Manajemen Penjualan, Pondok Pesantren.

Referensi

REFERENSI

R. Fadli, “FAKTOR-FAKTOR YANG MEMENGARUHI PENGGUNAAN SISTEM INFORMASI KASIR POINT OF SALES (STUDI KASUS TERHADAP UMKM DI KOTA MALANG),” Malang, Jan. 2021. Accessed: Dec. 27, 2024. [Online]. Available: https://jimfeb.ub.ac.id/index.php/jimfeb/article/view/7088

R. Hermawan and A. Fauzi, “Perancangan Sistem Informasi Kasir Penjualan Barang Berbasis Website Metode Spiral Toko Warna,” Oct. 2021.

R. Johan and C. J. Chandra, “Pengembangan Sistem Informasi Penjualan Berbasis Web Menggunakan Model Spiral,” Digital Transformation Technology, vol. 4, no. 1, pp. 330–340, Jun. 2024, doi: 10.47709/digitech.v4i1.3955.

##submission.downloads##

Diterbitkan

2026-06-30

Terbitan

Bagian

Prodi S1 Rekayasa Perangkat Lunak - Kampus Surabaya