Analisis Static Power Allocation dalam Ruangan Tertutup pada Sistem VLC-NOMA Menggunakan Kanal Propagasi Line of Sight
Abstrak
Teknologi Visible Light Communication (VLC) memiliki tantangan utama dalam distribusi bandwidth saat digunakan oleh pengguna dalam jumlah besar secara bersamaan. Selain itu, proses transmisi data pada VLC juga rentan mengalami gangguan dari objek penghalang. Penelitian ini bertujuan untuk mengatasi keterbatasan tersebut dengan menerapkan teknologi Non-Orthogonal Multiple Access (NOMA) yang mampu menyeimbangkan bandwidth modulasi, serta mengevaluasi performa sistem dalam menjaga efisiensi spektrum dan reliabilitas. Penelitian ini menggunakan metode simulasi sistem VLC-NOMA pada kanal Line of Sight (LOS) dengan menerapkan teknik alokasi daya Static Power Allocation (SPA) dan modulasi Pulse Position Modulation (PPM) variasi 4-, 8-, dan 16-PPM. Evaluasi sistem dilakukan menggunakanskenario penambahan jumlah user (2 dan 4 user) dengan jarak yang ditentukan secara acak. Performa sistem diukurberdasarkan parameter Bit Error Rate (BER), Signal to Interference Noise Ratio (SINR), dan kapasitas kanal. Hasilsimulasi menunjukkan bahwa seluruh variasi modulasi PPM (4-, 8-, dan 16-PPM) mampu mencapai nilai BER jauh di bawah ambang batas kelayakan komunikasi digital ????{−}. Nilai SINR yang diperoleh berkisar antara 9,87 dB hingga 61,56 dB, dengan kecenderungan user yang lebih dekat ke transmitter memperoleh SINR lebih tinggi. Hal ini membuktikan bahwa penerapan NOMA dengan SPA pada sistem VLC-LOS mampu meningkatkan efisiensi spektrum dan menjaga reliabilitas komunikasi meskipun jumlah pengguna bertambah.
Kata kunci— Bit Error Rate, Non-Orthogonal Multiple Access, Static Power Allocation, Signal to Interference Noise Ratio, Visible Light Communication.



