Pengukuran Capability Level Pengelolaan Dinas Arsip Banyumas Dengan Menggunakan Cobit 2019 Untuk Mendukung Sustainable Development Goals 16
Abstrak
Pemanfaatan teknologi informasi (TI) berperan penting dalam mendukung tata kelola lembaga publik yang transparan dan akuntabel sesuai prinsip Sustainable Development Goals (SDGs) 16 mengenai institusi yang kuat dan berkeadilan [1]. Namun, Dinas Arsip dan Perpustakaan Daerah Kabupaten Banyumas menghadapi keterbatasan sumber daya manusia di bidang TI, infrastruktur yang belum optimal, dan keterbatasan anggaran, yang berdampak pada efektivitas pengelolaan arsip digital. Penelitian ini bertujuan untuk mengukur tingkat kapabilitas tata kelola TI menggunakan kerangka kerja COBIT 2019, dengan pendekatan deskriptif kuantitatif melalui observasi, wawancara, dan penyebaran kuesioner berbasis 11 Design Factors [2]. Analisis difokuskan pada proses Managed Requirements Definition (BAI02) dan Managed Solutions Identification and Build (BAI03). Hasil menunjukkan kedua proses berada pada Capability Level 2 (Managed Process), masih di bawah target Level 4 (Predictable Process). Berdasarkan hasil tersebut, disarankan penyusunan kebijakan tata kelola TI, peningkatan kompetensi SDM, dan pembentukan tim lintas unit kerja untuk memperkuat koordinasi serta transparansi layanan publik. Temuan ini menegaskan bahwa penerapan COBIT 2019 berkontribusi terhadap peningkatan tata kelola digital sektor publik sekaligus mendukung pencapaian SDGs 16 [[4].
Kata kunci— Capability Level, COBIT 2019, Dinas Arsip dan Perpustakaan, Layanan Publik Digital, SDGs 16, Tata Kelola Teknologi Informasi.



