Komunikasi Interpersonal Remaja dan Orang Tua Dalam Membangun Keterbukaan Diri Mahasiswa Rantau
Abstract
Keterbatasan jarak yang jauh dapat menjadi penghambat dalam berkomunikasi mengingat orang tua ataupun remaja
tidak dapat memastikan kondisi dan keadaan satu sama lain apabila tidak mendapatkan pemberitahuan secara
langsung. Kondisi ini sangat sulit apabila remaja tidak memiliki kecenderungan untuk membuka diri kepada orang
tua. Hal inilah yang memicu terjadinya perubahan komunikasi interpersonal remaja dan orang tua. Penelitian ini
berfokus kepada komunikasi interpersonal remaja dan orang tua dalam membangun keterbukaan diri pada mahasiswa
rantau. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan mendeskripsikan komunikasi interpersonal remaja dan orang
tua dalam membangun keterbukaan diri mahasiswa rantau, serta mendeskripsikan perubahan perilaku komunikasi dan
keterbukaan diri remaja mahasiswa rantau. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan teknik wawancara
kepada informan utama dan informan pendukung guna mendapatkan data yang sesuai dengan penelitian, valid, dan
komprehensif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa komunikasi interpersonal yang dilakukan oleh remaja dan
orang tua pada kasus mahasiswa rantau dilakukan melalui telfon, chat, dan video call. Pada penelitian ini juga
menunjukkan bahwa komunikasi interpersonal remaja dan orang tua dalam membangun keterbukaan diri mahasiswa
rantau ditandai dan dipengaruhi oleh pengungkapan diri, rasa pemahaman, daya dukung, komunikasi konstruktif, dan
kesamaan nilai. Selain itu, ditemukan adanya perubahan perilaku komunikasi remaja dan orang tua pada kasus
mahasiswa rantau.
Kata Kunci: Komunikasi Interpersonal, Keterbukaan Diri, Mahasiswa Rantau
References
Adisa, Vanesa. (2023). Peran Orang Tua dalam Pendampingan Tumbuh Kembang Remaja. Rumah Baca.
Amaliah, S. H., & Shabrina, A. (2024). Keterbukaan Diri Mahasiswa Rantau Dengan Pola Asuh Orang Tua Otoriter.
(4), 4200–4207.
DeVito, J. A. (2011). Komunikasi Antarmanusia (Edisi Keli). KARISMA Publishing Group.
Dewi, I. C., Setyabudi, D., & Rahmiaji, L. R. (2024). PENGALAMAN REMAJA RANTAU DALAM MENGELOLA
KECENDERUNGAN DEPRESI. UNDIP, E-Journal, 11(1), 1–14.
Fauzia, N., Asmaran, A., & Komalasari, S. (2021). Dinamika Kemandirian Mahasiswa Perantauan. Jurnal Al-Husna,
(3), 167. https://doi.org/10.18592/jah.v1i3.3918
Febrian, H., Tayo, Y., Ramdhani, M., Karawang, U. S., Perantau, M., Tua, O., & Johari, T. J. (2023). Keterbukaan
Diri Mahasiswa Perantau Kepada Orang Tua ( Studi Deskriptif Kualitatif pada Mahasiswa Perantau Fakultas
Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Singaperbangsa Karawang Angkatan 2022 ). 7, 16520–16524.
Hanani, S. (2017). Komunikasi Antarpribadi. AR-RUZZ MEDIA.
Hediati, H. D., & Nawangsari, N. A. F. (2020). Perilaku Adaptif Mahasiswa Rantau Fakultas Psikologi Universitas
Airlangga. Doctoral Dissertation, UNIVERSITAS AIRLANGGA, 2014, 1–11.
https://repository.unair.ac.id/113281/
Istanto, T. L., & Engry, A. (2019). Hubungan Antara Dukungan Sosial Dan Homesickness Pada Mahasiswa Rantau
Yang Berasal Dari Luar Pulau Jawa Di Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya Kampus Pakuwon
City. Experientia: Jurnal Psikologi Indonesia, 7(1), 19–30. https://doi.org/10.33508/exp.v7i1.2120
Jamain, Ririanti R., et al. (2023). Benarkah Terjadi Fase Quarterlife Crisis pada Mahasiswa?. Proceedings of Anual
Guidance and Conceling Akademic Forum.
https://proceeding.unnes.ac.id/index.php/agcaf/article/view/2547
Kalimau, I. B. E. F. P., & Rina, N. (2023). KOMUNIKASI INTERPERSONAL AYAH PEKERJA DAN ANAK
PEREMPUAN DALAM MENINGKATKAN KETERBUKAAN DIRI. 6(2), 223–234.
Kusumawardani, Erma. (2023). Urgensi Pelibatan Orang Tua untuk Anak Remaja. Madiun: CV Bayfa Cendekia
Indonesia.
Littlejohn, S. W., Foss, K. A., & Oetzel, J. G. (2017). Theories of Human Communication (Eleventh E). Waveland
Press. Inc.
Lukmanto, Kasturi B. (2024, Mei 14). Tekanan Akademik dan Kesehatan Mental: Bagaimana Mahasiswa Bisa
Bertahan?. Diakses dari
Marcel, J. (2023, Mei 17). Dukungan Keluarga Bisa Menjadi Motivasi Untuk Semangat Kuliah dan Kerja. Diakses
dari https://stekom.ac.id/artikel/dukungan-keluarga-bisa-menjadi-motivasi-untuk-semangat-kuliah-dankerja
Masoem University. (2023, Februari, 2). Pengertian Self Disclosure Menurut Beberapa Ahli. Diakses dari
https://masoemuniversity.ac.id/berita/pengertian-self-disclosure-menurut-beberapa-ahli.php
Mukarom, Z. (2021). Teori-Teori Komunikasi Berdasarkan Konteks.
Mulyana, D., & Solatun. (2013). Metode Penelitian Komunikasi. PT. REMAJA ROSDAKARYA.
Najmudin, M. F., Khotima, N. A., & Lubis, R. F. (2023). Peran Orang Tua Terhadap Psikologis Anak Rantau Melalui
Komunikasi Jarak Jauh. JKKP (Jurnal Kesejahteraan Keluarga Dan Pendidikan), 10(01), 88–99.



