Analisis Kepuasan Wisatawan Kota Bandung Berdasarkan Tourism Experience

Penulis

Abstrak

Kota Bandung memiliki beberapa potensi. Potensi-potensi yang dimiliki Kota Bandung antara lain, wisata heritage, wisata ilmiah, wisata kesehatan, wisata hiburan, wisata museum, dan wisata tematik. Banyaknya potensi pariwisata tersebut menarik para wisatawan untuk berkunjung, hal ini ditunjukkan dengan kenaikan jumlah wisatawan setiap tahunnya. Terkait dengan hal tersebut, perlu dilakukan penelitian untuk mengetahui bagaimana kepuasan wisatawan berdasarkan pengalaman berkunjung, dan mengetahui faktor apa saja yang perlu diperbaiki untuk dapat meningkatkan obyek wisata di Kota Bandung. Penelitian ini akan dilakukan dengan metode Importance performance analysis terhadap variabel Kenyamanan, Pendidikan, Hedonis, Novelty, Pengakuan, Relasional, Keamanan, dan Keindahan berdasarkan Tourism Experience.  Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan jenis penelitian deskriptif dengan menggunakan metode non-probability sampling dengan teknik purposive sampling dan menggunakan teknik analisis importanceperformance analysis. Jumlah sampel yang diambil sebanyak 385 responden yang merupakan wisatawan Kota Bandung. Berdasar hasil pengolahan data dengan metode Importance performance, dapat diketahui bahwa ada beberapa atribut yang harus menjadi prioritas untuk ditingkatkan kinerjanya yaitu variabel relasional dengan indikator masyarakat kota Bandung ramah. Kemudian pada hasil dari Customer Satisfaction Index menunjukkan bahwa wisatawan kota Bandung sudah puas.

Kata kunci: Tourism experience, Importance Performance Analysis, Customer Satisfaction Index 

Referensi

Mudrikah, A., dkk. (2014). Kontribusi sektor pariwisata terhadap gdp Indonesia tahun 2004–2009. Jurnal Ekonomi Pembangunan, Fakultas Ekonomi, Universitas Negeri Semarang. EDAJ 3 (2) (2014).

Portal.bandung.go.id. http://portal.bandung.go.id/assets/download/Transparansi/Perencanaan/Rencana_Strategis_Disbudpar_2009-2013.pdf

Oskar, J., & Pambudi, J. (2014). Analisis kepuasan pelanggan dengan importance performance analysis di SBU laboratory cibitung PT sucofindo (persero) vol IX, no 1, januari 2014.

Rondonuwu, G. (2014). Jurnal tingkat kepuasan konsumen di restoran mcdonal’s manado. Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan UniversitasSAM Ratulangi Fakultas Pertanian Manado. [5 ] Bagus, I Gusti. (2014). Pengantar Industri Pariwisata. CV Budi Utama.

Pendit. (2006). Ilmu pariwisata (sebuah pengantar perdana). PT Pradnya Paramita.

Sheng, C.-W., dkk. (2013). Tourist experience expectations: Questionnaire development and text narrative analysis. International Journal of Culture, Tourism and Hospitality Research, Vol. 7 Iss 1 pp. 93–104.

Rageh, A., dkk. (2013). Using netnography research method to reveal the underlying dimensions of the customer/tourist experience. Qualitative Market Research: An International Journal, Vol. 16 Iss 2 pp. 126–149.

Ebert, R. J., & Griffin, R. W. (2016). Bisnis. Erlangga.

Kotler, P., & Keller, K. L. (2009). Managemen pemasaran, edisi ketiga belas, jilid pertama,jakarta, Erlangga.

Anonim. (2012, 25 September). Potensi pariwisata kota bandung belum optimal. Tribun Jabar . Tersedia: Desember 2015]. http://jabar.tribunnews.com/2012/09/25/potensipariwisata-kotabandung-belum-optimal.[2

Zikmund, W. G., et al. (2010). Business research methods (eighth edition). South Western, USA: Cengage Learning.

Pohandri, A., & Sidarto., W. (2013). Analisis tingkat kepuasan pelanggan dengan menggunakan metode customer satisfaction index dan importance performance analysis serta servis quality. Vol. 1 No. 1, 21–29. Jurnal REKAVAS.

Diterbitkan

2017-12-01

Terbitan

Halaman

2458-2468

Bagian

Program Studi S1 Manajemen (Manajemen Bisnis Telekomunikasi & Informatika)