Akomodasi Komunikasi Verbal Mahasiswa Jawa Dan Sunda Fakultas Komunikasi Dan Ilmu Sosial Telkom University

Penulis

  • Hilal Hafidh Iramdhani
  • Dindin Dimyati

Abstrak

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pola komunikasi antarbudaya mahasiswa suku Jawa dan Sunda
di Fakultas Komunikasi dan Sosial, Telkom University, dengan menggunakan Teori Akomodasi Komunikasi. Fokus
penelitian ini adalah para mahasiswa dari dua suku yang menyesuaikan gaya komunikasi mereka, mempertahankan
identitas budaya, serta mengelola perbedaan budaya dalam interaksi sehari-hari. Teori yang digunakan membahas
konvergensi, divergensi dan akomodasi berlebihan. Metode yang digunakan adalah kualitatif dan pengumpulan data
dilakukan melalui wawancara mendalam terhadap sepuluh informan dari suku Jawa dan Sunda. Hasil penelitian
menunjukkan bahwa mahasiswa informan menerapkan strategi konvergensi dengan penggunaan bahasa Indonesia,
mengadopsi budaya lawan bicara, dan penggunaan bahasa gaul sebagai jembatan komunikasi. Namun demikian, unsur divergensi juga muncul dalam bentuk logat, bahasa daerah, dan gaya bicara yang tetap dipertahankan sebagai identitas budaya. Terdapat tiga mahasiswa juga menunjukkan akomodasi yang berlebihan sebagai bentuk penghormatan dan upaya membangun keakraban, meskipun tetap menjaga budaya asal. Selain itu, adanya enam hambatan komunikasi antarbudaya, yakni: asumsi persamaan, perbedaan bahasa, kesalahan tafsir perilaku nonverbal, prasangka dan stereotip, kecenderungan untuk menilai, serta kecemasan yang tinggi. Hambatan-hambatan tersebut dapat diminimalkan dengan sikap terbuka, komunikasi dua arah, dan kesadaran budaya yang tinggi.
Kata kunci: komunikasi antarbudaya, teori akomodasi komunikasi, konvergensi, divergensi, pelajar, Jawa, Sunda

Unduhan

Diterbitkan

2026-09-03

Terbitan

Bagian

Prodi S1 Ilmu Komunikasi