Pengaruh Literasi Keuangan, Persepsi Risiko, dan Kontrol Diri terhadap Perilaku Konsumtif Generasi Y dan Z Pengguna Shopee PayLater di Jawa Barat

Authors

  • Muhammad Fikri Athallah Telkom University
  • Sherly Artadita Telkom University

Abstract

Kemunculan platform beli-sekarang-bayar-nanti di Indonesia, terutama Shopee PayLater, telah memberikan
kemudahan yang signifikan bagi konsumen milenial dan Gen Z untuk melakukan pembelian melalui sistem
pembayaran yang ditunda. Namun demikian, aksesibilitas tersebut dapat mengarah pada pola pembelian yang
melibatkan bahaya finansial yang cukup besar. Penelitian ini berusaha untuk mengkaji bagaimana pengetahuan
keuangan, persepsi risiko, dan kontrol impuls mempengaruhi pola pembelian konsumen Shopee PayLater di wilayah
Jawa Barat. Penelitian ini menggunakan metodologi kuantitatif dengan memanfaatkan distribusi kuesioner digital
kepada 100 partisipan dari demografi milenial dan Gen Z yang secara teratur menggunakan layanan Shopee PayLater.
Pemeriksaan data dilakukan menggunakan metodologi Structural Equation Modeling (SEM) berdasarkan analisis
Partial Least Square (PLS) melalui aplikasi SmartPLS versi 3. Studi ini mengungkapkan beberapa hubungan penting
mengenai keterkaitan antara variabel-variabel tersebut. Pengetahuan keuangan menunjukkan korelasi positif yangsubstansial dengan kemampuan kontrol impuls, sementara kesadaran risiko tidak menunjukkan dampak yang berarti
terhadap kemampuan pengaturan diri. Menariknya, baik pemahaman keuangan maupun kesadaran risiko tidak secara
langsung mempengaruhi perilaku pembelian. Namun, kontrol impuls menunjukkan hubungan terbalik yang menonjol
dengan pola pembelian konsumen, menunjukkan bahwa pengaturan diri yang lebih baik mengarah pada kebiasaan
pengeluaran yang lebih terkontrol. Selanjutnya, pendidikan keuangan mempengaruhi perilaku pembelian secara tidak
langsung melalui mekanisme pengaturan diri yang ditingkatkan, sedangkan kesadaran risiko gagal memberikan
dampak signifikan terhadap tindakan konsumen melalui jalur kontrol diri. Studi ini menekankan peran kritis
pendidikan keuangan dalam mengatur keputusan pembelian konsumen dan menyoroti kontrol impuls sebagai elemen
fundamental dalam mengurangi konsekuensi merugikan yang terkait dengan penggunaan Shopee PayLater. Hasil ini
menunjukkan bahwa memperkuat program literasi keuangan dapat berfungsi sebagai strategi efektif untuk
mempromosikan kebiasaan konsumsi yang bertanggung jawab di kalangan konsumen muda yang menggunakan
layanan bayar-nanti. Temuan menunjukkan bahwa meskipun persepsi risiko saja mungkin tidak cukup untuk
memodifikasi perilaku, meningkatkan pengetahuan keuangan dapat meningkatkan mekanisme kontrol diri, yang pada
akhirnya mengarah pada pengambilan keputusan keuangan yang lebih bijaksana di kalangan pengguna platform
pembayaran digital.
Kata kunci- Literasi Keuangan, Persepsi Risiko, Kontrol Diri, Perilaku Konsumtif, Shopee PayLater, Generasi Y
dan Z 

References

Arifudin, O., Wahrudin, U., & Rusmana, F. D. (2020). Manajemen Risiko. Penerbit Widina.

Artadita, S., & Firmialy, S. D. (2024). How Does Self-Control Moderate Shopping Enjoyment and Impulse Buying

Among Generation Z Online Gamers? Binus Business Review, 15(2), 179–189.

https://doi.org/10.21512/bbr.v15i2.10697

Dwi Marsela, R., & Supriatna, M. (2019). Kontrol Diri: Definisi dan Faktor. Journal of Innovative Counseling :

Theory, Practice & Research, 3(2), 65–69. http://journal.umtas.ac.id/index.php/innovative_counseling

Firli, A. (2017). Factors that Influence Financial Literacy: A Conceptual Framework. IOP Conference Series:

Materials Science and Engineering, 180(1). https://doi.org/10.1088/1757-899X/180/1/012254

Hair, J. F., Hult, G. T. M., Ringle, C. M., & Sarstedst, M. (2022). A Primer on Partial Least Squares Structural

Equation Modeling (PLS-SEM) (Third). SAGE Publications, Inc.

Harjana, N. P. A. (2023). Perilaku Kesehatan: Kumpulan Teori dan Penerapan. Primajana Education.

Melinda, Lesawengen, L., & Waani, F. J. (2022). Perilaku Konsumtif Dan Kehidupan Sosial Ekonomi Mahasiswa

Rantau (Studi Kasus Mahasiswa Toraja Di Universitas Sam Ratulangi Manado. Jurnal Ilmiah Society, Jurnal

Volume 2 No.1.

Mentari Puspadini. (2024). Gen Z dan Milenial Nunggak Kredit Macet Paylater Rp 990 Miliar. CNBC Indonesia.

Moayery, M., Narvaiza Cantín, L., & Gibaja Martíns, J. J. (2019). How does self-control operate? A focus on impulse

buying. Papeles Del Psicólogo - Psychologist Papers, 40(2). https://doi.org/10.23923/pap.psicol2019.2893

Mujahidah, A. N. (2020). Analisis Perilaku Konsumtif dan Penanganannya (Studi Kasus Pada Satu Peserta Didik di

SMK Negeri 8 Makassar).

Nugrahanti, Y. W., Rita, M. R., Restuti, M. D., & Hadiluwarso, M. A. (2024). Perilaku Keuangan Mahasiswa dalam

Penggunaan Paylater: Beli Sekarang-Bayar Nanti. Penerbit NEM.

Nur Ghufron, M., & Suminta, R. R. (2010). Teori-Teori Psikologi (R. Kusumaningrati, Ed.). Ar-ruzz Media.

Otoritas Jasa Keuangan. (2024). Siaran Pers Bersama: OJK dan BPS Umumkan Hasil Survei Nasional Literasi dan

Inklusi Keuangan Tahun 2024.

Prastiwi, I. E., & Fitria, T. N. (2021). Konsep Paylater Online Shopping dalam Pandangan Ekonomi Islam. Jurnal

Ilmiah Ekonomi Islam, 7(1), 425. https://doi.org/10.29040/jiei.v7i1.1458

Sumartono. (2002). Terperangkap Dalam Iklan: Meneropong Imbas Pesan Iklan Televisi. Alfabeta.

Zahira, N., & Nasution, M. I. P. (2024). Perbandingan Perilaku Manajemen Informasi Generasi Z dan Millennials di

Era Digital. Jurnal Rumpun Manajemen Dan Ekonomi (JRME), 2(1), 51–59.

https://doi.org/10.61722/jrme.v2i1.3261

Published

2025-09-18

Issue

Section

Prodi S1 Administrasi Bisnis