Analisis Komunikasi Interpersonal Ibu Dan Remaja Perempuan Pasca Yatim Di Kelurahan Manggarai

Authors

  • Tuhfah Fathiyyah Muhjah Telkom University
  • Maulana Rezi Ramadhana Telkom University
  • Chairunnisa Widya P Widya P Telkom University

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mencari bagaimana komunikasi interpersonal khususnya kelekatan
yang terjalin antara ibu dan remaja perempuan pasca yatim di Kelurahan Manggarai. Latar belakang penelitian
mengidentifikasi tentang kehilangan ayah di usia remaja yang mempengaruhi kondisi emosional anak, terutama
remaja perempuan. Dalam situasi ini, ibu menjadi figur pengasuh utama yang perannya sangat penting. Kualitas
komunikasi interpersonal antara ibu dan anak serta pola kelekatan yang terbentuk menjadi faktor kunci dalam proses
penyesuaian pasca kehilangan. Teori yang digunakan adalah teori kelekatan atau attachment Theory untuk memahami
komunikasi kelekatan ibu dan remaja perempuan pasca yatim. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif
dengan menggunakan wawancara sebagai instrumen pengumpulan data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pola
kelekatan antara ibu dan remaja perempuan pasca kehilangan ayah terbagi ke dalam dua kategori, yaitu kelekatan
aman dan kelekatan tidak aman. Kelekatan aman ditandai dengan komunikasi yang terbuka, dukungan emosional yang
responsif, serta rasa percaya dan kenyamanan dalam hubungan ibu dengan remaja perempuan. Sementara itu,
kelekatan tidak aman terbagi menjadi kelekatan cemas yang ditandai dengan keraguan remaja perempuan untuk
terbuka karena takut tidak dipahami ibunya. Kelekatan tidak aman lainnya yaitu kelekatan tidak aman menghindar
terlihat ketika remaja perempuan memilih untuk tidak bercerita kepada ibunya karena adanya rasa khawatir akan
membebani sang ibu.
Kata Kunci: Komunikasi Interpersonal, Ibu, Remaja, Yatim, Kelekatan.

References

Abdul Nasir, Nurjana, Khaf Shah, Rusdy Abdullah Sirodj, M Win Afgani. (2023). Pendekatan Fenomenologi Dalam

Penelitian Kualitatif. Journal Of Social Science Research.

Abubakar, F. (2015). Pengaruh Komunikasi Interpersonal antara Dosen dan Mahasiswa Terhadap Motivasi Belajar

Prestasi Akademik Mahasiswa. Jurnal Pekommas.

Ainur Rofiq, Ismatun Nihayah. (2018). Analisis Peran Keluarga dalam Membentuk Karakter Anak.

Alfian, Mafatkha Azkiya Zuhda. (2024). Pentingnya Peran Ayah dalam Perkembangan Emosional Anak. Jurnal

Psikologi dan Bimbingan Konseling.

Alkomariyah. (t.thn.). Peran Ibu Single Parent Dalam Mengembangkan Komunikasi Interpersonal Remaja Di Desa

Sumber Agung Kecamatan Mepanga Kabupaten Parigi Moutong. Jurnal Studi Ilmu Pengetahuan Sosial.

Anggi Triyani, Dinar Nur Sagita, Sindi Fitriana, Tiana Febriani, Alrefi. (2024). Hubungan Kematian Orang Tua

Terhadap Kondisi Psikologis Siswa SMA Negeri di Pangkal Pinang. Journal Edu Reseacrh Indonesian

Institute For Corporate Learning and Studies.

Arianzana, G. R. (2024). Membangun Komunikasi Interpersonal dalam Mengatasi Stres Kesepian.

Aris Abdina, Dhestina Religia Muhjahid. (2022). Regulasi Emosi Remaja Putri yang Kehilangan Ayah karena

Kematian. Acta Psychologia.

Asti Wandasari, Haerani Nur, Dian Novita Siswanti. (2021). Ketidakhadiran Ayah bagi Remaja Putri. Jurnal Psikologi

Talenta Mahasiswa.

Ayu Dzihni Yusriyah, Widyastuti Widyastuti, Dwi Nastiti, Mokhichekhra Yakubovna Ruzieva. (2024). Dynamics Of

Self-Acceptance Of Early Adult Women Who Experience Fatherlessness. Proceedings of the 2nd

International Conference on Advanced Research in Social and Economic Science.

Azqia, M. N. (2024). Karakteristik Pemukiman Kumuh di RW 04 Kelurahan Manggarai Kecamatan Tebet Jakarta

Selatan.

Bahruddin. (2019). Pengaruh Komunikasi Orang Tua terhadap Perilaku Anak Pada MIN 1 Lamno Desa Pante

Keutapang Aceh Jaya. Jurnal Al-Ijtimaiyyah: Media Kajian Pengembangan Masyarakat Islam.

Citra Anggraini, Denny Hermawan Ritonga, Lina Kristina, Muhammad Syam, Winda Kustiawan. (2022). Komunikasi

Interpersonal . Jurnal Multi Disiplin.

Clara Puspita, Aan Setiadharma. (2024). Komunikasi Antarpribadi Perempuan Fatherless Dengan Lawan Jenis. JIKA

Journal.

Elza Mursafitri, Herlina, Safri. (2015). Hubungan Fungsi Afektif Keluarga Dengan Perilaku Kenakalan Remaja. JOM.

Farisha Hidayatul Hadi, Eni Hastuti, Dwianti Marthalena. (2024). Dampak Fatherless Terhadap Kecerdasan Sosial

dan Emosional: Penelitian Eksploratif Terhadap Anak Perempuan. ADAPTASI, Jurnal Sosial Humonaria

dan Keagamaan.

Fauzi, R. (2020). Komunikasi Interpersonal Anak Broken Homen Pasca Perceraian Orang Tua. Jurnal Bimbingan

Penyuluhan Islam.

Gine Tendriana, Vani Pravita Yuliani. (2022). The Children Left Behind: The Need for Public Policies to Meet the

Needs of Children Orphaned by COVID-19. The 3rd International Conference on Governance, Public

Administration, and Social Science (ICoGPASS).

Haliza Lufipah, Bayu Pamungkas, Mulki Pasha Haikal, Trismalia Putri Siregar, Prudensia Ira Pingga. (2022).

Komunikasi Interpersonal Antar Orang Tua Dan Anak Terhadap Karakter Anak. IHSA Institute.

Harjuna, R. T. (2022). Kontribusi Regulasi Emosi Terhadap Resiliensi Mahasiswa dengan Rentang Usia Remaja Pasca

Kematian Orang Tua. Happines.

Ike Meisari Silfana, Imron. (2017). Pembentukan Akhlakul Karimah Anak Yatim dengan Metode Konseling Islam di

Panti Asuhan Yatim Muhammadiyah Kota Magelang. Tarbiyatuna.

Ilham Raka Guntara, Tantri Puspita Yazid, Rumnyeni. (2023). Strategi Komunikasi Dinas Pengendalian Penduduk

Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten Kampar Menuju Kota

Layak Anak Tingkat Pertama. Public Service and Governance Journal.

Inriani, P. M. (2019). Hubungan Pola Asuh Orang Tua dengan Kelekatan Pada Remaja Awal. Jurnal Ilmu Mahasiswa

Universitas Surabaya.

Published

2025-12-19

Issue

Section

Prodi S1 Ilmu Komunikasi