Analisis Pendekatan Bisnis Media Lokal dan Implikasinya terhadap Performa Jurnalisme (Studi Kasus pada “Pikiran Rakyat” Jawa Barat)
Abstract
Media konvensional, khususnya cetak merupakan salah satu sektor yang terdampak disrupsi digital. Peralihan ke
media digital membuat perusahaan media, termasuk media lokal, yang mengandalkan cetak harus mengubah model
bisnis dan merancang pendekatan bisnis yang baru. Pikiran Rakyat merupakan media lokal yang berkembang di Jawa
Barat. Transformasi dari media konvensional ke media digital membuat Pikiran Rakyat merancang pendekatan bisnis
baru untuk tetap memperoleh keuntungan. Namun, berubahnya model bisnis sekaligus menjadi tantangan bagi media
untuk mempertahankan performa jurnalisme. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi pendekatan bisnis yang
diterapkan Pikiran Rakyat, khususnya di era digital, dan bagaimana pendekatan bisnis tersebut berimplikasi pada
performa jurnalisme. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah menggunakan metode penelitian kualitatif
dengan pendekatan studi kasus. Proses pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi portal
berita online & media sosial Pikiran Rakyat, serta dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sumber
pendapatan Pikiran Rakyat meliputi iklan, sponsored content, langganan ePaper, event organizer, jasa pelatihan,
media handling, media berjejaring Pikiran Rakyat Media Network, dan homeless media (media sosial). Dengan
pendekatan bisnis yang diterapkan, Pikiran Rakyat berupaya untuk tetap mempertahankan performa jurnalismenya
dengan menjaga akurasi, kedalaman informasi, relevansi, hingga independensinya.
Kata Kunci: media lokal, Pikiran Rakyat, era digital, pendekatan bisnis, performa jurnalisme
References
Agustiani, R. R., Kusmayadi, I. M., & Karlinah, S. (2022). The Effect of Job Demands on Journalist Performance in
Pikiran Rakyat Newspaper. Jurnal Kajian Jurnalisme, 6(1), 76. https://doi.org/10.24198/jkj.v6i1.27205
Albarran, A. B. (1996). Media Economics: Understanding Markets, Industries adn Concepts. Iowa State University
Press.
Ambardi, K., Parahita, G. D., Lindawati, L., & Sukarno, A. W. (2017). Kualitas Jurnalisme Publik di Media Online:
Kasus Indonesia. Gadjah Mada University Press.
Creswell, J. W. (1997). Qualitative Inquiry and Research Design: Choosing Among Five Approaches. SAGE
Publications.
Ergün, E., & Karsten, N. (2021). Media logic in the coverage of election promises: comparative evidence from the
Netherlands and the US. Acta Politica, 56(1), 1–25. https://doi.org/10.1057/s41269-019-00141-8
Firdaus, S., & Panuju, R. (2022). Strategi Konvergensi Media pada Media Lokal Radar Bromo. JSL Jurnal Socia
Logica, 1(1), 1–12.
Franklin, B. (1998). Local Journalism and Local Media: Making the Local News.
https://doi.org/10.4324/9780203980392
Iswenda, B. A. (2024). Media Sosial Jadi Media Informasi Utama Masyarakat Indonesia. GoodStats.
https://goodstats.id/article/media-sosial-menjadi-media-informasi-utama-masyarakat-indonesia-Yevme
Lacy, S., & Rosenstiel, T. (2015). Defining and Measuring Quality Journalism. Media the public interest initiative,
–66.
Maryani, E., Rahmawan, D., & Karlinah, S. (2020). The implications of social media on local media business: Case
studies in Palembang, Manado and Bandung. Jurnal Komunikasi: Malaysian Journal of Communication, 36(1),
–333. https://doi.org/10.17576/JKMJC-2020-3601-18
Miawaty, F. (2021). Mengungkap Dampak COVID-19 pada UMKM Sektor Kuliner (Studi Kasus:UMKM Kuliner di
Wilayah Rawamangun).
Morissan. (2013). Manajemen Media Penyiaran: Strategi Mengelola Radio & Televisi. Kencana.
Mosco, V. (2009). The Political Economy of Communication (Nomor 2). SAGE Publications.
Noor, H. F. (2015). Ekonomi Media. Rajawali Pers.



