PENERAPAN KOMUNIKASI TERAPEUTIK PADA PASIEN ORTHODONTI CEKAT (Studi Fenomenologi Komunikasi Terapeutik Dokter Gigi pada klinik Dokter Gigi Dentistime Bekasi)
Abstract
Komunikasi terapeutik merupakan bentuk interaksi terencana antara tenaga kesehatan dan pasien yang bertujuan
mendukung proses penyembuhan baik secara fisik maupun emosional. aspek komunikasi dalam relasi dokter-pasien
di Indonesia belum menjadi fokus utama, sehingga permasalahan komunikasi di bidang kesehatan cenderung
terabaikan begitupun dengan perawatan orthdonti cekat memerlukan waktu yang cukup panjang dan kontrol rutin
setiap 4–6 minggu. Ketidakpatuhan terhadap jadwal kontrol sering disebabkan oleh kurangnya motivasi pasien, yang
dapat menurunkan kualitas perawatan. Oleh karena itu, kemampuan komunikasi yang efektif menjadi salah satu
kompetensi krusial bagi dokter gigi dalam membangun motivasi dan kedisiplinan pasien selama proses perawatan.
Penelitian ini bertujuan untuk memahami penerapan komunikasi terapeutik antara dokter gigi dan pasien pengguna
orthodonti cekat di Klinik Gigi Dentistime, Kota Bekasi. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan
pendekatan fenomenologi, paradigma interpretif, dengan wawancara mendalam dengan dokter, pasien, serta ahli
terapeutik, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dokter gigi telah menerapkan tahapan
komunikasi terapeutik secara menyeluruh mulai dari tahap pra-interaksi, orientasi, kerja, hingga terminasi sementara
yang berdampak positif pada kenyamanan emosional pasien, pemahaman terhadap prosedur, serta kepatuhan dalam
menjalani kontrol berkala.
Kata Kunci: Komunikasi Terapeutik, Dokter Gigi, Orthodonti Cekat, Kepatuhan Pasien,
References
Abdussamad, Z. (2021). Metode Penelitian Kualitatif. CV. Syakir Media Press.
Afrashtehfar, K. I., Assery, M. K. A., & Bryant, S. R. (2020). Patient Satisfaction in Medicine and Dentistry. In
International Journal of Dentistry (pp. 1–10). Hindawi Limited. https://doi.org/10.1155/2020/6621848
Aini Fitri, A., Khasanah, F., & Suharyono. (2021). Motivasi control pasien dan kepatuhan control orthodonti cekat
pada masa pandemic COVID-19. PUINOVAKESMAS, 1(2), 78–83. https://doi.org/10.29238
Aqilah, T., Rokhim, S., Listiyawati, L., Studi Profesi Dokter Gigi, P., Daerah Abdoel Wahab Sjahranie, U., &
Kedokteran Gigi, L. (2023). Tingkat pengetahuan dan kepatuhan kontrol mahasiswa pengguna ortodonti
cekat: studi observasional deskriptif. Universitas Padjadjaran •, 35(3), 276–283.
https://doi.org/10.24198/jkg.v35i2.49582
Cresswell, W. J., & Cresswell, J. D. (2018). Fifth Edition Research Design Qualitative, Quantitative, Mixed
Methods Approaches. SAGE Publications, Inc.
Indrawati. (2021). Buku Pengantar Komunikasi Kesehatan (A. M@ftuhin, Ed.). CV. Trans Info Media.
Melinda Restu Pertiwi, S. Kep. , Annalia Wardhani, . S. Kep., Ns. M. Kep, Raziansyah, S. Kp. , M., Lucia Firsty
PK, SKM. , M. Kes., Ns.Annisa Febriana, M. Kep. , Sp. Kep. K., & Yohana Agustina Sitanggang, S. Kep.
Ns. ,M. K. (2022). KOMUNIKASI TERAPEUTIK DALAM KESEHATAN (Risnawati, Ed.). Rizmedia Pustaka
Indonesia.
Mulyana, D., Hidayat, R. D., Karlinah, S., Dida, S., Silvana, T., Suryana, A., & Suminar, R. J. (2018). Komunikasi
Kesehatan Pemikiran dan Penelitian (D. Mulyana & A. SW, Eds.). PT Remaja Rosdakarya.
Neil, N. (2000). Psikologi Kesehatan: Vol. 24 Cm. Jakarta Buku Kedokteran EGC.
Rilanto, M. V., & Hermawati, T. (2021). PERAN KOMUNIKASI INTERPERSONAL DOKTER GIGI DALAM
MENANGANI KECEMASAN PASIEN ANAK (Studi Deskriptif Kualitatif Komunikasi Interpersonal Dokter
Gigi Dalam Menangani Kecemasan Pasien Anak di Klinik iDentist.
https://www.jurnalkommas.com/docs/Jurnal%20Vania_madina%202017.pdf
Santoso, A., & Wardani, T. (2021). Buku Pengantar Komunikasi Kesehatan: Vol. 14 x 21 Cm (A. M@ftuhin, Ed.).
CV. Trans Info Media.
Suryani. (2021). Buku Pengantar Komunikasi kesehatan: Vol. 14 x 21 Cm (M@ftuhin Ari, Ed.). CV. Trans Info
Media.
T.D. Foster. (1997). Buku Ajar Orthodonsi (Yuwono L, Trans.; 3rd ed.). Buku Kedokteran EGC.
Wahyuni, S., Sulistyani, H., & Hidayati, S. (2020). HUBUNGAN MOTIVASI PASIEN DENGAN KEPATUHANONTROL ORTHODONTIK CEKAT DI KLINIK SWASTA YOGYAKARTA. Media Informasi, 15(2),
–128. https://doi.org/10.37160/bmi.v15i2.376
Hasim, H., & Rahayu, W. (2020). Komunikasi Antarpribadi Para Disabilitas Dalam Proses Pementasan Teater
Di Smile Motivator Bandung. Ensains Journal, 3(1),
Latif, M. R., & Sahrul, M. (2020). Kompetensi Sosial Penyandang Disabilitas Netra dalam Dunia Kerja.
Seminar Nasional Penelitian LPPM UMJ, 1–16.
Mustofa, M. B., Wuryan, S., & Meilani, F. (2021). Komunikasi Verbal Dan Non Verbal Pustakawan Dan
Pemustaka Dalam Perspektif Komunikasi Islam. At-Tanzir: Jurnal Ilmiah Prodi Komunikasi Penyiaran
Islam, 22.
O.Braithwaite, D., & L.Thompson, T. (2009). HANDBOOK OF COMMUNICATION AND PEOPLE
WITH
DISABILITIES Research and Application. LAWRENCE ERLBAUM ASSOCIATES.
Putra, G. A. (2018). PENGELOLAAN KESAN OLEH PENGEMIS (STUDI DESKRIPTIF DRAMATURGI
TERHADAP PENGEMIS DI SEKITAR JALAN PERMINDO KOTA PADANG). Jurnal Majalah
Ilmiah, 25(2), 173–180.
Putri Anisa, I., Achiriah, A., & Kamal, A. (2023). Komunikasi Interpersonal Guru Dan Murid Difabel Di
Sekolah Dasar Luar Biasa Simpang 4 Kutacane Aceh Tenggara. SIBATIK JOURNAL: Jurnal Ilmiah
Bidang Sosial, Ekonomi, Budaya, Teknologi, Dan Pendidikan, 2(3), 925–934.
Sya’diyah, S. K. (2020). Komunikasi dalam pemberdayaan kelompok difabel (studi pada umkm batik wisata
Indonesia). Jurnal Ilmu Komunikasi, 10(1), 78–94.
Thadi, R. (2020). Studi Dramaturgi Presentas



