Pengaruh Work-life Balance Terhadap Kesehatan Mental Karyawan Generasi Z di Telkom University
Abstract
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana kesehatan mental karyawan Gen Z di Universitas Telkom
dipengaruhi oleh keseimbangan pekerjaan-kehidupan. Karena tuntutan teknologi dan jam kerja yang fleksibel,
ketidakseimbangan kehidupan kerja semakin marak, terutama di kalangan anak muda. Metode kuantitatif yang
digunakan adalah eksplanatif. Data dikumpulkan melalui penyebaran kuesioner skala Likert kepada 100 orang yang
termasuk dalam kelompok Generasi Z di Universitas Telkom.
Hasil uji validitas dan reliabilitas menunjukkan bahwa setiap komponen perangkat dinyatakan dengan benar. Kemudian
dilakukan uji normalitas, linearitas, dan korelasi Pearson product moment. Hasil uji normalitas mengindikasikan bahwa
data memiliki distribusi normal, sedangkan uji linearitas memperlihatkan adanya hubungan yang bersifat linear antara
work-life balance dan kesehatan mental.Namun, hubungan ini tidak signifikan secara statistik, menurut uji korelasi
Pearson, yang menghasilkan koefisien 0,083 dan signifikansi 0,414 (> 0,05).
Temuan ini memperlihatkan bahwa dalam konteks Telkom University,. Kesehatan mental karyawan Gen Z tidak
terpengaruh oleh keseimbangan pekerjaan dan kehidupan pribadi. Hasil ini berbeda dari beberapa studi sebelumnya yang
menemukan adanya hubungan positif, sehingga diperlukan kajian lebih lanjut untuk mengidentifikasi faktor lain yang
memengaruhi kesehatan mental generasi muda di lingkungan kerja akademik berbasis teknologi.
Kata Kunci : work-life balance, kesehatan mental, generasi Z, Telkom University, korelasi Pearson.
References
Reza, I. F. (2015). Efektivitas pelaksanaan ibadah dalam upaya mencapai kesehatan mental. Psikis: Jurnal Psikologi
Islami, 1(1), 105–115.
Rilantiana, S., Pradana, A., & Ilmawan, I. (2022). Analisa work-life balance terhadap turnover intention karyawan Gen
Z. Jurnal Manajemen SDM, 13(1). https://ejournal.unesa.ac.id/index.php/jmsdm/article/view/12918
Ryff, C. D. (1995). Psychological well-being in adult life. Current Directions in Psychological Science, 4(4).
https://doi.org/https://doi.org/10.1111/1467-8721.ep10772395
Sahir, S. H. (2022). Metodelogi Penelitian. KBM Indonesia.
Sandini, D., Mubarok, A., Mulyanti, D., Drajat, D. Y., & Faturochman, E. (2024). Pengaruh mental health dan work life
balance terhadap turnover intention karyawan Gen Z di Kota Bandung. Jurnal Sains Manajemen, 6(2), 58–64.
Sari, R., & Suryadi, D. (2021). Data dan kebijakan SDM di Telkom University. Laporan SDGs Telkom University.
https://sdgs.telkomuniversity.ac.id
Setiawan, B., & Harjanto, R. (2022). Efisiensi sistem absensi QR code dalam organisasi pendidikan tinggi. Jurnal
Teknologi Pendidikan, 8(2). https://jurnal.teknologipendidikan.or.id/index.php/jtp/article/view/327
Setyawan. (2021). Pengukuran variabel dalam riset bisnis. Jurnal Riset Bisnis Dan Ekonomi, 6.
https://jurnal.rispek.or.id/index.php/jrbe/article/view/450
Suasapha, A. H. (2020). Skala Likert Untuk Penelitian Pariwisata; Beberapa Catatan Untuk Menyusunnya Dengan Baik.
Jurnal Kepariwisataan, 19(1), 26–37. https://doi.org/10.52352/jpar.v19i1.407
Sugiyono. (2021). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Alfabeta.
Sukowati, P., & Padmantyo, S. (2025). Pengaruh Beban Kerja dan Dukungan Sosial Terhadap Kinerja Karyawan dengan
Burnout Sebagai Variabel Mediasi. El-Mal: Jurnal Kajian Ekonomi & Bisnis Islam, 6(1), 998–1017.
https://doi.org/10.47467/elmal.v6i1.6918
Wardhana. (2015). Metode Riset Bisnis. PT Karya Manunggal Lithomas.
WHO. (2022). World Health Organization. (2022). International classification of diseases (11th ed.). https://icd.who.int/
Widodo. (2023). Uji validitas dan reliabilitas dalam riset manajemen. Jurnal Metodologi Penelitian, 11.
https://jmp.unair.ac.id/index.php/jmp/article/view/771
Yam, J. H., & Taufik, R. (2021). Hipotesis Penelitian Kuantitatif. Perspektif: Jurnal Ilmu Administrasi, 3(2), 96–102.
https://ejournal.unis.ac.id/index.php/perspektif/article/download/1540/1121
Zaky, M. (2022). Dampak keseimbangan kehidupan kerja dan kehidupan pribadi terhadap kepuasan dan kinerja
karyawan. Branding: Jurnal Manajemen Dan Bisnis, 1(1).



