STRATEGI BRAND COMMUNICATION POSPAY DALAM MEMBANGUN BRAND IMAGE SEBAGAI FINTECH MODERN INDONESIA
Abstract
Perkembangan financial technology (fintech) yang semakin pesat mendorong PT Pos Indonesia untuk mereposisi
layanannya melalui aplikasi Pospay, agar tidak lagi dipersepsikan sebagai lembaga konvensional. Penelitian ini
bertujuan untuk mengetahui strategi komunikasi merek (brand communication) yang digunakan Pospay dalam
membangun citra sebagai “Fintech Modern Indonesia.” Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan
paradigma konstruktivis dan metode studi kasus. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara
mendalam terhadap informan kunci, ahli, dan pendukung, serta dokumentasi. Analisis data menggunakan model
AISAS (Attention, Interest, Search, Action, Share). Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi komunikasi merek
Pospay dilakukan melalui lima pendekatan utama. Pertama, optimalisasi media sosial (Instagram dan TikTok) dengan
kombinasi konten edukatif, iklan bertarget, dan program insentif untuk menarik perhatian dan memudahkan pencarian
informasi. Kedua, kolaborasi dengan figur publik dan micro-influencer digunakan untuk membangun kredibilitas dan
mendorong word-of-mouth. Ketiga, pemanfaatan identitas sebagai BUMN digunakan untuk membentuk kepercayaan
publik, melalui penggunaan logo Pos Indonesia, jaringan kantor pos, serta sertifikasi dari OJK dan Bank Indonesia.
Keempat, penyampaian proposisi nilai inklusif seperti wesel digital tanpa rekening dan layanan berbasis fisik-digital
(phygital) memperluas jangkauan dan membedakan Pospay dari pesaingnya. Kelima, pengalaman pengguna yang
sederhana dinilai mempermudah transaksi harian, meskipun masih terdapat kendala teknis dan hambatan birokrasi internal. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa strategi komunikasi merek Pospay mampu membentuk citra
sebagai fintech modern melalui pendekatan edukatif, legitimatif, dan diferensiatif. Namun, untuk mempertahankan
citra tersebut dan meningkatkan loyalitas pengguna, diperlukan konsistensi kampanye digital, perbaikan kualitas
aplikasi, serta percepatan proses pengambilan keputusan di lingkungan BUMN.
Kata Kunci: Pospay, komunikasi merek, fintech, AISAS, citra merek, inklusi keuangan, BUMN.
References
Juliet, M. (2020). Indikator pengukuran citra merek. Journal of Marketing Science, 6(1), 23–31.
Keller, K. L. (1993). Conceptualizing, measuring, and managing customer-based brand equity. Journal of
Marketing, 57(1), 1–22.
Kim, W. C., & Mauborgne, R. (2005). Blue ocean strategy: How to create uncontested market space and make
competition irrelevant. Boston, MA: Harvard Business Review Press.
Kotler, P., & Keller, K. L. (2016). Marketing management (15th ed.). New Jersey: Pearson.
Kotler, P., Kartajaya, H., & Setiawan, I. (2017). Marketing 4.0: Moving from traditional to digital. New Jersey:
Wiley.
Kuntjoro, B., & Alvin, S. (2023). Kolaborasi digital di Instagram pada UMKM. Jurnal Pemasaran Digital, 10(1),
–28.
Laksamana, P., & Aruman, A. (2020). Pengelolaan isu media sosial dan reputasi. Jurnal Komunikasi Korporat,
(1), 66–74.
Listianingrum, D., Pratama, F., & Sari, Y. (2021). Visual edukasi kampus dengan Canva. Jurnal Komunikasi
Visual, 3(2), 77–84.
Luxton, S., Reid, M., & Mavondo, F. (2015). Integrated marketing communication capability and brand
performance. Journal of Advertising, 44(1), 37–46.
Madhavaram, S., Badrinarayanan, V., & McDonald, R. E. (2005). Integrated marketing communication and
brand identity. Journal of Advertising, 34(4), 69–80.
McKnight, D. H., Cummings, L. L., & Chervany, N. L. (1998). Initial trust formation in new organizational
relationships. Academy of Management Review, 23(3), 473–490.
Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldaña, J. (2014). Qualitative data analysis: A methods sourcebook (3rd ed.). Thousand Oaks, CA: Sage.
Mulitawati, H., & Retnasary, M. (2020). Strategi digital marketing dan adopsi fintech. Jurnal Ilmu Komunikasi Bisnis, 6(1), 51–62.
Parasuraman, A., Zeithaml, V. A., & Berry, L. L. (1985). A conceptual model of service quality. Journal of Marketing, 49(4), 41–50.
Peppers, D., & Rogers, M. (2016). Managing customer relationships. Hoboken: Wiley.
Porter, M. E. (1980). Competitive strategy: Techniques for analyzing industries and competitors. New York: Free Press.
Pribadiono, H., Siregar, H., & Yuliana, D. (2016). Fintech dan efisiensi transaksi. Jurnal Keuangan Digital Indonesia, 2(2), 88–96.
Rahmat, A. (2022). Strategi branding PT Pos Indonesia di Instagram. Jurnal Ilmu Komunikasi, 10(1), 67–80.
Rahmat, A., & Sutarjo, D. (2022). Strategi digital branding PT Pos Indonesia: Studi Pospay. Jurnal PR Digital, 5(2), 113–126.



