Analisis Konten Komedi Kontroversial Tretan Muslim Pada Media Sosial Tiktok
Abstract
Penelitian ini bertujuan menganalisis bagaimana audiens memaknai konten komedi kontroversial Tretan Muslim di
platform TikTok. Fokus penelitian diarahkan pada interpretasi audiens terhadap isu-isu sensitif yang dibungkus dalam
komedi sarkasme. Penelitian ini menggunakan metode analisis isi kualitatif dengan teknik analisis data Miles dan
Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Data diperoleh dari enam video
TikTok Tretan Muslim yang mengandung kritik sosial dan komentar audiens yang relevan. Hasil penelitian
menunjukkan bahwa konten tersebut tidak hanya berfungsi sebagai hiburan, tetapi juga sebagai media penyampaian
kritik sosial yang memicu keterlibatan publik dan memunculkan perbedaan pandangan. TikTok terbukti menjadi ruang
dialog sosial yang dinamis melalui komedi, meskipun memicu kontroversi.
Kata Kunci: TikTok, Komedi Kontroversial, Tretan Muslim, Analisis Isi, Media Baru, Media Sosial
References
Akbari, A., Noortyani, R., & Rafiek, M. (2024). Kajian pragmatik terhadap kritik sosial melalui humor dark jokes Tretan Coki pada akun “TikTok” Komedi.Gelapp. Jurnal Bahasa, Sastra dan Pembelajarannya, 14, 224–240.
Ayuningtyas, F., Cahyani, I. P., & Purabaya, R. H. (2022). Edukasi penggunaan media sosial TikTok sebagai media pembelajaran di SDIT Attasyakur. Cendekia: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 4(1), 25.
Damayani Pohan, D., & Fitria, U. S. (2021). Jenis-jenis komunikasi. Cybernetics: Journal Educational Research and Social Studies, 2(3).
Diaz, M., & Musdalifah, W. (2020). Pengembangan skala identitas sosial: Validitas, dan analisis faktor konfirmatori. Jurnal Psikologi, 15(1), 58–67.
Dwi, E., & Watie, S. (2011). Komunikasi dan media sosial (Vol. III, Issue 1).
Hafidz Nur Bhawika, N., Setyawati, N., & Prayogi, I. (2024). Pola tindak tutur ekspresif dalam komedi tunggal di Kompas TV oleh Marshel Widianto. Atmosfer: Jurnal Pendidikan, Bahasa, Sastra, Seni, Budaya, dan Sosial Humaniora, 2(2), 51–61.
Herlina, et al. (2023). Pengantar Ilmu Komunikasi. [Buku teks].
Hidayat, Z., Hasmawati, F., & Hamandia, M. R. (2024). Komunikasi massa pada media RRI Palembang dalam eksistensi media online (RRI.CO.ID). Jurnal Bisnis dan Komunikasi Digital, 1(3), 10.
Kozinets, R. V. (2015). Netnography. In The International Encyclopedia of Digital Communication and Society (pp. 1–8). Wiley.
Kozinets, R. V., & Gambetti, R. (2021). Netnography Unlimited. Routledge.
Siahaan, C., & Putra Laia, A. (2022). Studi literatur: Media sosial “TikTok” dan pembentukan karakter remaja.
Severin, W. J., & Tankard, J. W. (2014). Communication theories: Origins, methods and uses in mass media. Pearson Education.
Tajfel, H., & Turner, J. C. (1986). The social identity theory of intergroup behavior. In Psychology of Intergroup Relations.
Wardrip-Fruin, N., & Montfort, N. (Eds.). (2003). The New Media Reader. MIT Press.
W. Cresswell, J., & Cresswell, J. D. (2023). Research design: Qualitative, quantitative, and mixed methods approaches (6th ed.). SAGE Publications.
Xu, L., Yan, X., & Zhang, Z. (2019). Research on the causes of the “Tik Tok” app becoming popular and the existing problems. Journal of Advanced Management Science, 7(2), 59–63.



