Analisis Semiotika Sosial Theo Van Leeuwen pada Karakter Oppenheimer terkait Kekuasaan dan Tanggung Jawab dalam Pengembangan Teknologi Atom

Authors

  • Muhammad Aldi Kusuma
  • Oki Achmad Ismail

Abstract

Perkembangan film telah bertransformasi dari hiburan ringan menjadi sarana yang mengangkat isu-isu serius, termasuk tema kekuasaan dan tanggung jawab. Genre film seperti drama politik, thriller, atau fiksi ilmiah kini banyak mengusung cerita yang berfokus pada bagaimana individu atau kelompok yang memiliki kekuasaan harus bertanggung jawab atas tindakan mereka. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana kekuasaan dan tanggung jawab digambarkan dalam konteks kehidupan J. Robert Oppenheimer, baik dari sudut pandang ilmiah maupun politis, dengan menggunakan teori semiotika sosial Theo Van Leeuwen. Penelitian ini menganalisis empat dimensi, yaitu discourse, modality, genre, dan style. Hasilnya menunjukkan bahwa kekuasaan Oppenheimer bersifat dinamis dan terfragmentasi, dimulai dengan otorisasi personal yang kemudian dikalahkan oleh otorisasi institusional negara. Tanggung jawab Oppenheimer berubah dari beban moral pasca-uji Trinity menjadi deviasi administratif yang didefinisikan ulang oleh negara. Penelitian ini memberikan wawasan mengenai bagaimana kekuasaan teknis dapat bertabrakan dengan kekuasaan institusional, serta bagaimana negara mendominasi narasi tanggung jawab ilmuwan. Selain itu, penelitian ini memperkaya pemahaman tentang dinamika etis dan politik dalam pengembangan teknologi besar, serta bagaimana narasi film memengaruhi persepsi publik tentang ilmuwan dan teknologi. Kata Kunci: Semiotika Sosial, Theo Van Leeuwen, Kekuasaan, Tanggung Jawab, Oppenheimer

 

References

Abbas, S. Z. (2023). International Journal of Literature Studies Oppenheimer’s Dilemma: A Marxian Examination of Power Dynamics and Ethical Justifications in Nolan’s Oppenheimer. International Journal of Literature Studies, 3(2), 45–60.Achmad Ismail, O., & Tonggi Ari, K. (2021). Representasi Premanisme dalam Film Dokumenter Dinasti Penagih Utang dari Timur "The Debt Fathers" (Analisis Semiotika John Fiske). Jurnal Komunikasi, 15(2), 112–130.Aini, N. (2023). Pesan Dakwah dalam Film Animasi Nussa dan Rara Episode 1-5 (Analisis Semiotika Roland Barthes). MUKASI: Jurnal Ilmu Komunikasi, 2(1), 1–10.Akhadi, M. (2021). Radioekologi Radionuklida Kosmogenik. Deepublish.Bird, K., & Sherwin, M. J. (2006). American Prometheus: The Triumph and Tragedy of J. Robert Oppenheimer. Vintage Books.Feng, T., Yang, F., Tan, B., & Wu, J. (2022). Corporate Social Irresponsibility Punishments from Stakeholders— Evidence from China. Sustainability, 14(8), 4678.Foucault, M. (1980). Power/Knowledge: Selected Interviews and Other Writings, 1972-1977. Pantheon Books.Ghofur, M. A., Ramadhan, M. Y., & Adi, E. B. (2021). Representasi Kepemimpinan dalam Film Menolak Diam. Jurnal Komunikasi Nusantara, 3(2), 89–104.Hall, S. (2020). Representation: Cultural Representations and Signifying Practices (2nd ed.). Sage Publications.Hanberger, A. (2022). Power in and of Evaluation: A Framework of Analysis. Evaluation, 28(3), 265–283.Hastuti, N. H. (2024). Komunikasi Massa: Sebuah Pengantar. UnisriPress.Johnson, R. L. (2022). Science, Power, and Media: The Ethical Dilemmas of Technoscientific Narratives. Journal of Science Communication, 21(3), 45–60.Lee, H., & Kim, S. (2023). The Militarization of Scientific Innovation: A Critical Analysis of Historical and Contemporary Cases. Science, Technology, & Human Values, 48(2), 112–135.Luo, T., & Xie, R. (2021). Supply Chain Power and Corporate Environmental Responsibility: Mediation Effects Based on Business Performance. International Journal of Environmental Research and Public Health, 18(17), 9264.Meiranti, A., & Sugandi, W. (2022). Mengkaji Makna yang Terkandung dalam Puisi "Di Lereng Gunung" Karya J.E. Tatengkeng dengan Pendekatan Semiotika. Jurnal Insan Dunia, 1(4), 205–218.Olier, J. S., & Spadavecchia, C. (2022). Stereotypes, Disproportions, and Power Asymmetries in the Visual Portrayal of Migrants in Ten Countries: An Interdisciplinary AI-Based Approach. Humanities and Social Sciences Communications, 9(1), 1–15.Oppenheimer. (2023). Universal Pictures; Syncopy Inc.Park, C. L. (2022). Meaning Making Following Trauma. Frontiers in Psychology, 13, 844891.Prabakaran, P., & Sudharsan, R. (2024). The Role that Movies Play in Shaping Both Individual Daily Routines and Societal Norms. Shanlax International Journal of Management, 11(S1), 32–45.Pratiwi, N. R., & Nugroho, A. (2023). The Impacts of Bullying on the Main Character in the Movie "Laal Singh Chadha" (2022) by Advait Chandan. Jurnal Indonesia Sosial Teknologi, 4(9), 1407–1412.Rinaldo, A. (2022). Chiron dalam Film Moonlight. Syntax Idea, 4(5), 623–635.Salim, V., & Sukendro, G. (2021). Representasi Kritik Sosial dalam Film Parasite (Analisis Semiotika Roland Barthes). Komunikatio: Jurnal Ilmu Komunikasi, 5(2), 88–102.Sari, R. P., & Abdullah, A. (2020). Analisis Isi Penerapan Teknik Sinematografi Video Klip Monokrom. Jurnal Riset Manajemen dan Bisnis Dewantara, 2(1), 45–58.Setiawan, H., & Darmastuti, R. (2021). Strategi Komunikasi Radio Suara Salatiga dalam Upaya Mendapatkan Loyalitas Pendengar di Era Digital. Jurnal Komuniti, 13(2), 112–125.Suhaemi, N. Q., Rohayati, H. S. M., & Limilia, P. (2023). Self-harming: Reception in 27 Steps of May Film on Satu Persen Community. ProTVF, 7(1), 18–34.Suminar, P., Sunaryanto, H., & Raya Kandang Limun, J. (2020). Transformasi Karakteristik Komunikasi di Era Konvergensi Media. Jurnal Magister Ilmu Komunikasi, 6(1), 83–134.Tambunan, R., & Nurfadilla, S. (2021). Konstruksi Pesan yang Terkandung pada Iklan Gojek Edisi Ramadhan "Cerita Hikayat Sang Musafir – eBadah" di YouTube dan Televisi. Gema Komunikologi, 4(2), 155–170.Thompson, A. (2024). Digital 2024: 5 Billion Social Media Users. We Are Social.Tobore, T. O. (2023). On Power and Its Corrupting Effects: The Effects of Power on Human Behavior and the Limits of Accountability Systems. Communicative and Integrative Biology, 16(1), 2246793.Tombu, J. (2024). Filmmaking as a Medium of Public Communication in Addressing Social Problems. American Journal of Communication, 6(4), 1–16.van Leeuwen, T. (2008). Discourse and Practice: New Tools for Critical Discourse Analysis. Oxford University Press.Vera, N. (2014). Semiotika dalam Riset Komunikasi. Ghalia Indonesia.Wibowo, A. (2024). Pendidikan Karakter (Character Building). Yayasan Prima Agus Teknik.Wilantari, N. (2018). Komunikasi Massa dalam Manajemen Pariwisata. Repositori Institusi UNPAD.Zhang, Q., Yang, F., & Chen, Y. (2023). The Predicament and Outlet of Environmental Impact Assessment Mechanism from the Perspective of Risk Society. International Journal of Environmental Research and Public Health, 20(5), 4293.

Published

2026-08-01

Issue

Section

Prodi S1 Ilmu Komunikasi