Fenomena Pengalaman Siswa dalam Proses Komunikasi Pendidikan Anti Korupsi di Sekolah Menengah Atas di Kota Bandung

Authors

  • Raditya Putra Ely
  • Astri Wulandari

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan pengalaman siswa Sekolah Menengah Atas (SMA) di Kota Bandung dalam memaknai pendidikan antikorupsi melalui proses komunikasi di lingkungan sekolah. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode fenomenologi untuk menggali makna subjektif dari pengalaman siswa. Data diperoleh melalui wawancara mendalam dan observasi terhadap sepuluh informan, serta dianalisis menggunakan Teori Kognitif Sosial dan participatory communication. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemaknaan siswa terhadap nilai antikorupsi tidak hanya terbentuk melalui materi ajar formal, tetapi juga melalui interaksi sosial, pengalaman organisasi, keteladanan tokoh sekolah, serta partisipasi aktif dalam ruang dialogis. Komunikasi yang terbuka, pengalaman yang melibatkan tanggung jawab sosial, dan pengamatan terhadap lingkungan terbukti membentuk pemahaman siswa secara bertahap—dari mengetahui, memahami, hingga menerapkan nilai integritas dalam keseharian. Penelitian ini menunjukkan bahwa ruang belajar partisipatif dan konteks sosial yang mendukung memiliki peran penting dalam memperkuat kesadaran antikorupsi pada remaja. Temuan ini menjadi kontribusi baru dalam pengembangan model komunikasi pendidikan antikorupsi yang berbasis pengalaman dan suara siswa. Kata Kunci: Fenomenologi; Participatory Communication; Pendidikan Antikorupsi; Persepsi Siswa; Remaja

References

Harmey, S., Ang, L., & Grenier, J. (2022). A participatory approach to embedding evidence in practice to support

early language and communication in a London nursery school. London Review of Education, 20(1).

Isroani, F., Mahmud, S., Qurtubi, A., Pebriana, P. H., Rahmatia, A., Yuwansyah, Y., Yetti, R., Kessi, A. M. F., &

Aminah. (2023). Psikologi Perkembangan. In Psikologi Perkembangan (pp. 155–164).

Littlejohn, S., & Foss, K. . (2009). Sources: Encyclopedia of Communication Theory. In Reference & User Services

Quarterly (Vol. 49, Issue 4). https://doi.org/10.5860/rusq.49.4.3632

Pahlevi, F. S. (2022). PEMBERANTASAN KORUPSI DI INDONESIA: PERSPEKTIF LEGAL SYSTEM

LAWRENCE M. FREIDMAN. Jurnal El-Dusturie, 1(1).

https://antikorupsi.org/sites/default/files/dokumen/Tren%20Penindakan%20Korupsi%20Tahun

Pertiwi, K. (2019). Kesenjangan dalam Wacana Antikorupsi di Indonesia: Temuan dari Literatur Studi Korupsi Kritis.

Jurnal Antikorupsi INTEGRITAS, 5, 133–150. https://doi.org/10.32697/integritas.v5i2.475

Rozah, U., & Nashriana, N. (2023). Analisa Kebijakan Kriminal dan Filsafat Pemidanaan Non-Conviction Based

Forfeiture of Stolen Assets Dalam Tindak Pidana Korupsi. Jurnal Pembangunan Hukum Indonesia, 5(3),

–432.

Rusli, P. R., Djaafar, L., & Mozin, N. (2024). STRATEGI MEMBANGUN KESADARAN MORAL ANTI KORUPSI

PADA SISWA DI SMAN 4 GORONTALO. Jurnal Review Pendidikan Dan Pengajaran, 7(2).

Sari, D. P., & Nugroho, A. (2019). Perilaku Koruptif di Kalangan Pelajar: Studi Kasus pada Sekolah Menengah Atas

di Indonesia. Jurnal Pendidikan Dan Kebudayaan, 24(3), 289–302.

Servaes, J. (2008). Communication for development and social change. In Communication for Development and

Social Change (Issue January 2008). https://doi.org/10.4135/9788132108474

Shintawulan, D., Rizkynanda, M., Ramadhanti, N. A., & Ellia, T. (2024). Analisis Dampak Penyalahgunaan

Wewenang terhadap Tindak Pidana Korupsi. 3(4).

Suat, H., Rieuwpassa, S., Rahman Haulussy, R., Suat, R., Borut, M., & Anurogo, D. (2024). Implementation of

Corruption Prevention in Health High Schools Makassar. International Journal of Health Sciences, 2(1).

https://doi.org/10.59585/ijhs

Wibowo, S., & Hartati, S. (2021). Pemalsuan Data dalam Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB): Implikasi terhadap

Integritas Pendidikan. Jurnal Manajemen Pendidikan, 35(1), 15–28.

Wulandari, A., Fitriawan, R. A., Nugroho, C., Nurdiarti, R. P., Nastain, M., & Nasionalita, K. (2024). Indonesia’s

Women: Corruption Is a Normal Thing (Survey of Women’s Perception of Corruption in Indonesia). SAGE

Open, 14(2). https://doi.org/10.1177/21582440241259956

Wulandari, A., Nugroho, C., F, R. A., & Nastain, M. (2021). Women and Corruption in Indonesia (Phenomenological

Study of the Role and Position of Women in Eradicating Corruption).

Yudiatmaja, W. E., & Suryanto, T. (2020). Analisis Faktor-Faktor Penyebab Korupsi di Indonesia. Jurnal Akuntansi

Dan Keuangan Indonesia, 17(2), 123–137.

Published

2026-08-01

Issue

Section

Prodi S1 Ilmu Komunikasi