Komunikasi Intrapersonal Perempuan Dewasa Muda dalam Memilih Pasangan Hidup dengan Latar Belakang Fatherless

Authors

  • Melati Oktavia
  • Lucy Pujasari Supratman

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan komunikasi intrapersonal perempuan dewasa muda yang tidak memiliki ayah dalam memilih pasangan hidup. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif untuk memahami fenomena yang dialami oleh subjek penelitian, seperti perilaku, persepsi, motivasi, dan tindakan, secara holistik dan deskriptif. Penelitian ini berfokus pada bagaimana komunikasi intrapersonal terbentuk pada perempuan dewasa muda yang mengalami tidak memiliki ayah karena ditelantarkan. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan lima informan kunci (perempuan berusia 18-25 tahun yang hidup tanpa figur ayah) dan satu informan ahli (psikolog). Temuan penelitian menunjukkan bahwa proses komunikasi intrapersonal melibatkan empat tahap utama: sensasi, persepsi, memori, dan pemikiran. Ketidakhadiran figur ayah, baik secara fisik maupun emosional, memicu respons emosional seperti kekosongan, kekecewaan, hilangnya kepercayaan diri, dan ketakutan. Sensasi-sensasi ini membentuk persepsi mereka tentang peran seorang ayah, yang sering kali mengarah pada ingatan yang negatif atau tidak lengkap. Namun, melalui tahap berpikir, para perempuan ini terlibat dalam refleksi yang mendalam, mengubah luka emosional masa lalu menjadi fondasi untuk membangun hubungan yang lebih sehat dan lebih realistis di masa depan. Proses ini menunjukkan kemampuan mereka untuk secara selektif memilih pasangan berdasarkan pemahaman diri dan kebutuhan emosional yang lebih matang, bergerak menuju penyembuhan diri dan pembentukan identitas. Kata Kunci: komunikasi intrapersonal, perempuan dewasa muda, fatherless, pemilihan pasangan hidup.

References

Damayanti, D. I., Wahid, H. A., & Simanjuntak, C. M. (2023). Sociopsychological: The Role of Emotions in “Fatherless” Conflict Resolution Sociopsychological: Peran Emosi dalam Penyelesaian Konflik “Fatherless.” DIGICOMMTIVE : Journal of Communication Creative and Digital Culture, 1(3), 66–78.

Ilahiya, N. F., Arifin, I. Z., & Tajiri, H. (2024). Kehadiran Bimbingan dan Konseling untuk Mengatasi Problematika Kekerasan dalam Rumah Tangga ( Fatherless ): Sebuah Kajian Pustaka. 1(1), 27–34.

Junaidin, J., Mustafa, K., Hartono, R., & Khoirunnisa, S. (2023). Kecemasan terhadap Pernikahan pada Perempuan Dewasa Awal yang Mengalami Fatherless. Journal on Education, 5(4), 16649–16658. https://doi.org/10.31004/joe.v5i4.2839

Kustiawan, W., Fadillah, U., Sinaga, F. K., Hattaradzani, S., Hermawan, E., Juanda, M. D., Suryadi, A., & Fahmi, R. R. (2022). Komunikasi Intrapersonal. Journal Analytica Islamica, 11(1), 150. https://doi.org/10.30829/jai.v11i1.11930

Lestari, Y. (2024). Dampak Psikologis Fatherless dan Peranan Ayah Menurut Islam. Jurnal Pro Justicia, 04(01), 33–45. https://www.jurnal.iairm-ngabar.com/index.php/projus/article/view/809/419

Nindhita, V., & Arisetya Pringgadani, E. (2023). Fenomena Fatherless dari Sudut Pandang Wellbeing Remaja (Sebuah Studi Fenomenologi). Cakrawala - Jurnal Humaniora, 23(2), 46–51. https://doi.org/10.31294/jc.v23i2.16983

Nurhadi, Z. F., Kurniawan, A. W., Studi, P., Komunikasi, I., & Garut, U. (2017). Jurnal Komunikasi Hasil Pemikiran dan Penelitian-ISSN: 2461-0836 2017 KAJIAN TENTANG EFEKTIVITAS PESAN DALAM KOMUNIKASI. 1, 90–95.

Pohan, D. D., & Fitria, U. S. (2021). Jenis jenis komunikasi. 2, 29–37.

Pramudito, A. A., & Arini, D. P. (2024). Studi Fenomenologis tentang Fatherless pada Narapidana Wanita. Jurnal Ilmu Perilaku, 8(1), 73. https://doi.org/10.25077/jip.8.1.73-91.2024

Rupa, J. S., Ayah, S., & Kota, D. I. (2023). VisART. 370–385.

Saoqillah, A. (2022). Peranan Komunikasi Intrapersonal Dalam Proses Pembentukan Konsep Diri Mahasiswa Kpi Iuqi. At-Tawasul, 1(2), 83–92. https://doi.org/10.51192/ja.v1i2.210

Sinca, D. (2022). SIKAP PEREMPUAN FATHERLESS DALAM MEMILIH CALON PASANGAN HIDUP (Studi Kasus di Pino Raya Kabupaten Bengkulu Selatan).

Wahyuni, R., Astri, A., Roselyn, T., & Sarbiti, A. (2024). Studi Fenomenologis : “ Self Acceptance Pada Perempuan Dengan Pengalaman Fatherless .” 4, 5646–5657.

Wandansari, A., Nur, H., & Siswanti, D. N. (2021). Ketidakhadiran Ayah Bagi Remaja Putri. 1(2).

Yupi Anesti, & Mirna Nur Alia Abdullah. (2024). Fenomena Fatherless: Penyebab dan Konsekuensi Terhadap Anak dan Keluarga. WISSEN : Jurnal Ilmu Sosial Dan Humaniora, 2(2), 200–206. https://doi.org/10.62383/wissen.v2i2.105

Published

2026-08-01

Issue

Section

Prodi S1 Ilmu Komunikasi