Pola Komunikasi Keluarga Pada Remaja Rantau Selama Masa Perkuliahan

Penulis

  • Telkom University
  • Telkom University

Abstrak

Seseorang yang sudah memasuki dunia perkuliahan umumnya mereka berada pada fase remaja akhir. Permasalahan
seperti komunikasi jarak jauh antara orang tua dan remaja rantau memang menarik untuk diteliti karena pada
umumnya mereka memiliki hubungan yang sangat dekat dan sering berkomunikasi secara langsung dikarenakan
tinggal dalam satu rumah. Namun, karena adanya suatu keputusan untuk memilih pergi merantau demi melanjutkan
pendidikannya, maka komunikasi pun harus terjalin secara jarak jauh. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan
bagaimana pola komunikasi keluarga pada remaja rantau selama masa perkuliahan. Hasil penelitian ini
menyimpulkan bahwa terlihat berbagai pendekatan yang digunakan untuk menjaga hubungan yang baik dengan
orang tua meskipun terpisah oleh jarak. Remaja pertama menunjukkan kesadaran akan pentingnya mempertahankan
kualitas hubungan dengan memilih waktu yang tepat untuk berbicara dan berkomitmen dalam menjaga kedekatan
hubungan keluarga. Remaja kedua menekankan pentingnya komunikasi dua arah yang terbuka dan jujur, dengan
memberikan alasan jika tidak bisa berbicara untuk menjaga pemahaman dan keseimbangan hubungan keluarga. Dan
remaja ketiga mengambil inisiatif dalam berkomunikasi, menunjukkan tanggung jawab dan kesiapan untuk
menciptakan hubungan yang harmonis dan saling mendukung satu sama lain. Keseluruhan pola pendekatan ini
mencerminkan upaya efektif dari para remaja rantau untuk menjaga komunikasi yang berkualitas dengan orang tua
meskipun berada di lokasi yang berbeda.


Kata kunci-pola komunikasi keluarga, remaja rantau, masa perkuliahan.

Referensi

Aldira, N. P., & Agustin, S. M. (2022). Komunikasi Interpersonal Jarak Jauh Ibu Tenaga Kesehatan dan Anak di

Masa Pandemi COVID-19. Jurnal Ilmu Komunikasi, 20(1), 70. https://doi.org/10.31315/jik.v20i1.5594

Chris Segrin, J. F. (2019). Family Communication (3rd ed.). Routledge.

Kathleen M. Galvin, Dawn O. Braithwaite, Paul Schrodt, C. L. B. (2019). Family Communication (10th

ed.).

Routledge.

Nursanti, S., Utamidewi, W., & Tayo, Y. (2021). Kualitas Komunikasi Keluarga tenaga kesehatan dimasa Pandemic

Covid-19. Jurnal Studi Komunikasi (Indonesian Journal of Communications Studies), 5(1), 233.

https://doi.org/10.25139/jsk.v5i1.2817

Prasetyo, A. E., & Kunci, K. (2021). Edukasi mental health awareness sebagai upaya untuk merawat kesehatan

mental remaja dimasa pandemi mental health awareness education as an effort to treat the mental health of

adolescents during pandemic. Journal of Empowerment, 2(2), 261–269.

Sari, A. C., Hartina, R., Awalia, R., Irianti, H., & Ainun, N. (2018). Komunikasi dan Media Sosial. Jurnal

The Messenger, 3(2), 69. https://www.researchgate.net/profile/Astari-ClaraSari/publication/329998890_KOMUNIKASI_DAN_MEDIA_SOSIAL/links/5c2f3d83299bf12be3ab90d2/KO

M UNIKASI-DAN-MEDIA-SOSIAL.pdf

Stephen W. Littlejohn, Karen A. Foss, J. G. O. (2021). Theories of Human Communication (12th ed.). Waveland

Press, Inc.

Wahid, A., Stai, H., Jufri, H., & Email, B. (2019). BERPERADABAN. 5.

##submission.downloads##

Diterbitkan

2024-10-17

Terbitan

Bagian

Program Studi S1 Ilmu Komunikasi