Komunikasi Interpersonal Pasangan Homoseksual Dalam Mengekspresikan Kasih Sayang (Studi Kasus Pasangan Gay Di Kota X)
Abstrak
Komunikasi interpersonal memainkan peran krusial dalam membentuk dan memelihara hubungan sosial, termasuk di
kalangan kelompok minoritas seperti komunitas homoseksual. Melalui komunikasi, seseorang dapat mengungkapkan
berbagai aspek internal dirinya, termasuk hasrat, emosi, pemikiran, serta membagikan pengetahuan, pandangan, dan
pengalaman hidupnya kepada orang lain. Faktor-faktor seperti tingkat keterbukaan dalam hubungan, strategi
manajemen konflik, dan pengaruh eksternal seperti dukungan sosial dan stigma masyarakat, memainkan peran penting
dalam membentuk komunikasi interpersonal pada pasangan homoseksual. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis
dan memahami secara mendalam bagaimana komunikasi interpersonal yang terjadi di antara pasangan homoseksual
di dalam mengekspresikan kasih sayang. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan
jenis penelitian studi kasus. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa komunikasi interpersonal dalam hubungan
homoseksual sangat dipengaruhi oleh tingkat keterbukaan, empati, dan dukungan sosial. Kesimpulan pada penelitian
ini yaitu pasangan homoseksual dapat menunjukkan komunikasi interpersonal yang positif, meskipun tantangan
eksternal tetap mempengaruhi cara mereka berinteraksi. Selain itu, pentingnya kejujuran, kepercayaan, dan saling
pengertian juga menjadi faktor penentu dalam memperkuat hubungan mereka.
Kata kunci : komunikasi interpersonal, homoseksual, kasih sayang
Referensi
Abarca, R. M. (2021). Pola komunikasi gay pelaku one night stand di kalangan mahasiswa. *Nuevos Sistemas de
Comunicación e Información*, 2013–2015.
DeVito, J. (2016). *The Interpersonal Communication Book*.
Fatimah, Y. K., & Febriana, P. (2023). Representasi identitas seksual gay di Cyber Pr, 4(1), 40–52.
Fransiska, M. (2024). Efektivitas komunikasi interpersonal antara guru melalui media daring di UPTD SPNF SKB
Kota Tangerang. *Jurnal Konvergensi*, 5(1), 1–8.
Haifa, F., Albaar, A., & Rahmawati, A. A. (2024). Lesbian terjadi karena adanya komunikasi intrapersonal di Kota
Surabaya, 4(1), 1–5.
Pew Research Center. (2020). Global divide on homosexuality persists. Retrieved from
https://www.pewresearch.org/global/2020/06/25/global-divide-on-homosexuality-persists/
Rasnika, W., & ’Uyun, Z. Q. (2022). Pola penyebaran konten homoseksual melalui media sosial Wattpad (Studi
kasus Fujoshi di Indonesia). *KINEMA: Jurnal Komunikasi dan Penyiaran*, 1(1), 1.
https://doi.org/10.31958/kinema.v1i1.5821
Saputra, M. R. W., & Nasvian, M. F. (2022). Self disclosure CA: Pengungkapan identitas seksual seorang gay. *JIIP
- Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan*, 5(6), 2049–2059. https://doi.org/10.54371/jiip.v5i6.679
Siregar, S., & Sazali, H. (2024). Komunikasi antarpribadi relasi dosen dan mahasiswa UIN Sumatera Utara dalam
pembelajaran public relations. *Jurnal Pekommas*, 9(1), 155–164.



