Strategi Digital Marketing TikTok pada SALASA

Penulis

  • Telkom University
  • Telkom University

Abstrak

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi pemasaran digital yang diterapkan oleh SALASA by STEP.CO
melalui platform TikTok dalam membangun kesadaran merek dan mendorong pembelian produk batch eksklusif.
Sebagai merek fesyen lokal yang menargetkan konsumen Generasi Z dan milenial, SALASA memanfaatkan kekuatan
visual dan algoritma TikTok untuk menjangkau serta memengaruhi audiens secara efektif. Penelitian ini
menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan metode studi kasus. Teknik pengumpulan data dilakukan
melalui wawancara mendalam dengan tim internal SALASA, observasi terhadap konten TikTok, serta dokumentasi
pendukung. Analisis data menggunakan model interaktif Miles dan Huberman, serta diperkuat dengan pendekatan
bauran pemasaran (4P) yang mencakup produk, harga, distribusi, dan promosi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa
strategi pemasaran digital SALASA berfokus pada konten visual berbasis cerita, kolaborasi dengan tokoh pengaruh
(influencer), serta penguatan pesan tentang eksklusivitas dan keberlanjutan produk. Konten yang menampilkan proses
produksi, kampanye edisi terbatas, dan nilai-nilai keberlanjutan berhasil membentuk citra merek yang kuat dan
menciptakan rasa urgensi dalam pembelian. Keempat elemen bauran pemasaran tersebut saling terintegrasi dan
memberikan kontribusi penting terhadap pengalaman konsumen, mulai dari tahap pengenalan hingga terjadinya
pembelian. Penelitian ini menyimpulkan bahwa TikTok merupakan platform strategis yang efektif dalam mendukung
komunikasi merek, meningkatkan keterlibatan konsumen, serta memperluas jangkauan pasar bagi merek fesyen lokal
seperti SALASA. Temuan ini diharapkan dapat menjadi acuan bagi pelaku usaha dalam merancang strategi
pemasaran digital yang adaptif terhadap perubahan perilaku konsumen di era digital.
Kata Kunci: Pemasaran digital, TikTok, brand awareness, strategi 4P, fashion lokal, Generasi Z

Referensi

Aaker, D. A. (1991). Managing Brand Equity: Capitalizing on the Value of a Brand Name. New York: Free Press.

Anderson, J. (2022). The Algorithmic Power of TikTok: Visual Platforms and Personalized Feeds. Anderson, J,

, 112–130.

Chaffey, D., & Ellis-Chadwick, F. (2021). Digital Marketing (7th ed.). Pearson Education.

Heppy, M. (2021). Strategi Pemasaran Digital Berbasis Media Sosial: Studi Kasus pada TikTok. Jurnal Ilmu

Komunikasi Digital, 45–58.

Keller, K. L. (2009). Strategic Brand Management: Building, Measuring, and Managing Brand Equity (3rd ed.).

Pearson Education.

Kotler, P., & Armstrong, G. (2018). Principles of Marketing (17th ed.). Pearson Education.

Kotler, P., Kartajaya, H., & Setiawan, I. (2021). Marketing 5.0: Technology for Humanity. John Wiley & Sons.

Nurlatifah, R., & Tazkia, L. (2022). Pengaruh Kolaborasi Influencer terhadap Loyalitas Konsumen di TikTok.

Jurnal Riset Pemasaran Digital.

Peranginangin, Y. (2022). Peningkatan digital marketing dan penguatan merek di media digital pada komunitas

Sentra Kreasi. Charity: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 5(1), 62–71.

Pradana, M. , U. D. G. , W. A. S. , S. S. , U. A. , & A. A. D. (2023). Digital marketing strategy in Indonesia: A short

bibliometric review. . Proceedings of the International Conference on Enterprise and Industrial Systems

(ICOEINS 2023). Atlantis Press. .

Subagyo, A., Syari’udin, A., & Yunani, A. (2023). Determinant residential real estate of millennial generation in

adapting housing microfinance case Indonesia chapter. International Journal of Housing Markets and

Analysis, 16(5), 1007–1020.

##submission.downloads##

Diterbitkan

2025-09-18

Terbitan

Bagian

Prodi S1 Administrasi Bisnis