Analisis Pengelolaan Komunikasi Organisasi pada Karyawan Laki-Laki dan Perempuan di Departemen Produksi Vision Pictures PT. MNC Vision Networks Tbk

Penulis

  • Telkom University
  • Telkom University

Abstrak

Kesetaraan atau non-diskriminasi dalam pengelolaan komunikasi organisasi menjadi tantangan tersendiri di
lingkungan kerja yang didominasi oleh laki-laki, seperti di Departemen Vision Pictures PT. MNC Vision Networks
Tbk. Prinsip kesetaraan diupayakan secara berkelanjutan meskipun ketidakseimbangan representasi laki-laki dan
perempuan berdampak pada dinamika komunikasi dalam organisasi. Dengan menggunakan teori Social Construction
of Reality oleh Berger dan Luckmann (1966) serta model manajemen komunikasi “Russian Matouschka Dolls” dari
Michael Kaye (1994), penelitian ini bertujuan untuk menganalisis arus pesan komunikasi organisasi dalam
membentuk pemahaman karyawan mengenai kesetaraan, mengeksplorasi pemahaman individu terhadap implementasi
prinsip tersebut, dan mengidentifikasi peran konstruksi relitas sosial dalam mempertahankan nilai-nilai kesetaraan di
lingkungan kerja. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan deskriptif, serta teknik
pengumpulan data berupa wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Vision
Pictures membangun komunikasi organisasi yang inklusif dan adil melalui sistem meritokrasi berbasis kompetensi
dan praktik komunikasi yang mendukung kolaborasi antara laki-laki maupun perempuan. Meskipun terdapat dominasi
jumlah laki-laki, perusahaan berupaya menciptakan budaya kerja yang adaptif dan progresif terhadap isu kesetaraan
berdasarkan UU Ketenagakerjaan melalui komunikasi yang partisipatif dan mencerminkan nilai-nilai keadilan sosial.
Kata Kunci: Komunikasi Organisasi, Konstruksi Realitas Sosial, Russian Matouschka Dolls, Industri Media, Vision
Pictures, Meritokrasi

Referensi

Badan Pusat Statistik. (2024, Juli 18). From www.bps.go.id: https://www.bps.go.id/id/statisticstable/2/MTE3MCMy/persentase-tenaga-kerja-formal-menurut-jenis-kelamin.html

Blumer, H. (1969). Symbolic interactionism: Perspective and method. Berkeley, California: University of California

Press.

Creswell, J. W. (2013). Qualitative Inquiry and Research Design: Choosing Among Five Approaches. In J. W.

Creswell, Qualitative Inquiry and Research Design: Choosing Among Five Approaches. Los Angeles: SAGE

Publications.

Cropley, D., & Cropley , A. (2017). Innovation capacity, organisational culture and gender. European Journal of

Innovation Management, 493-510.

Erin A Cech, M. B.-J. (2010). Perceiving Glass Ceilings? Meritocratic Versus Structural Explanations of Gender

Inequality Among Women in Science and Technology. Social Problems, 371-397.

Eunmi Mun, N. K. (2022). Meritocracy at Work?: Merit-Based Reward Systems and Gender Wage Inequality. Social

Forces, 1561–1591.

Gherardi, S. (1994). The gender we think, the gender we do in our everyday organizational lives. Human Relations,

-610. Heidegger, M. (1962). Being and time (J. Macquarrie & E. Robinson, Trans.). New York: Harper & Row.

Husserl, E. (1970). The crisis of European sciences and transcendental phenomenology (D. Carr, Trans.). Evanston,

Illinois: Northwestern University Press.

Imanuddin Hasbi, R. T. (2021). Komunikasi organisasi. Bandung: Widina.

Kaye, M. (1994). Communication management. Sydney, London: Prentice Hall.

Lorber, J. F. (1991). The social construction of gender. Sage Publications.

Luckmann, P. L. (1966). The Social Construction of Reality: A Treatise in the Sociology of Knowledge. Garden City:

NY: Anchor Books.

Mead, G. H. (1934). Mind, self, and society: From the standpoint of a social behaviorist. Chicago: University of

Chicago Press.

Miller, K. (2012). Organizational Communication: Approaches and Processes. In K. Miller, Organizational

Communication: Approaches and Processes SIXTH EDITION. Boston: Cengage Learning.

Money, J. (1955). Hermaphroditism, gender and precocity in hyperadrenocorticism: psychologic findings. Bulletin of

the Johns Hopkins Hospital, 253–264.

Muhtar, Y. (2002). Pendidikan Berperspektif Keadilan Gender. Jakarta: Depdiknas.

Robbins, S. (2003). Prinsip-prinsip Perilaku Organisasi. In S. Robbins, Prinsip-prinsip Perilaku Organisasi EDISI

KELIMA. Jakarta: Erlangga.

Singh, A. K. (2014). Role of interpersonal communication in organizational effectiveness. International Journal of

Research in Management and Business Studies (IJRMBS), 1(4).

UN Women. (2020). From www.unwomen.org: https://www.unwomen.org/en

Widianingsih, S. R., & Afrizal, S. (2024). PEMAHAMAN TENTANG PERBEDAAN ANTARA SEKS DAN

GENDER DI KALANGAN MAHASISWA : KAJIAN SOSIOLOGIS. Jurnal Dedikasi, 114-130.

##submission.downloads##

Diterbitkan

2025-12-19

Terbitan

Bagian

Prodi S1 Ilmu Komunikasi