Analisis Resepsi Perempuan dalam Streaming Love and Deepspace oleh Windah Basudara
Abstrak
Fenomena streaming game otome berjudul Love and Deepspace oleh Windah Basudara, seorang streamer yang
identik dengan audiens laki-laki, telah memicu polemik di komunitas gamer Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk
menganalisis bagaimana khalayak perempuan memaknai pesan yang terkandung dalam streaming tersebut. Penelitian
ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan analisis resepsi dari Stuart Hall. Data diperoleh melalui
wawancara mendalam dengan sembilan informan kunci perempuan yang merupakan penonton streaming tersebut dan
satu informan ahli. Hasil penelitian menunjukkan adanya resepsi yang kompleks dan dualistik. Mayoritas informan
(lima) menempati posisi dominan-hegemonik, menerima pesan Windah tentang inklusivitas dan hiburan secara utuh
karena dianggap selaras dengan pandangan mereka. Namun, sebagian besar lainnya (empat) berada pada posisi
negosiasi, di mana mereka menikmati konten sambil memberikan kritik terhadap performa streamer atau representasi
gender dalam game. Tidak ditemukan adanya informan pada posisi oposisi. Kesimpulannya, audiens perempuan
dalam konteks ini adalah pemakna aktif yang menggunakan strategi decoding dominan dan negosiasi secara
bersamaan. Hal ini menunjukkan kemampuan mereka untuk menikmati konten hiburan sambil tetap mempertahankan
kesadaran kritis terhadap pesan yang diterima.
Kata Kunci: Resepsi Stuart Hall, Perempuan, Streaming, Love and Deepsace, Windah Basudara
Referensi
Hall, S. (1980). Chapter 5-Encoding/Decoding. Culture, Media, Language, 7(7), 128–138.
Johnny Saldaña. (2013). The Coding Manual for Qualitative Researchers (Second Edi).
Lestari, T. I., & Dhona, H. R. (2022). Resepsi Perempuan terhadap Komentar atas Perempuan di Youtube. Jurnal
Mahasiswa Komunikasi Cantrik, 2(1), 37–48. https://doi.org/10.20885/cantrik.vol2.iss1.art4
Muttamimah, L., & Sujono, F. K. (2023). Resepsi Khalayak Perempuan terhadap Konten Edukasi Seksual oleh Key
Opinion Leader. Jurnal Komunikasi Profesional, 7(1), 98–120. https://doi.org/10.25139/jkp.v7i1.5223



