Analisis Kelayakan Ekonomi Alat Pengumpul Ikan (ALPIN) Berbasis IoT (Internet Of Things)

Penulis

  • Telkom University
  • Telkom University
  • Telkom University

Abstrak

Abstrak


Penangkapan ikan masih menjadi mata pencaharian utama masyarakat pesisir, namun mayoritas nelayan di Indonesia menghadapi tantangan rendahnya produktivitas akibat metode tradisional yang tidak efisien. Sebagai solusi, dikembangkanlah ALPIN (Alat Pengumpul Ikan), sebuah inovasi berbasis Internet of Things (IoT) yang menggabungkan teknologi audiosonik, cahaya LED, dan fish finder untuk menarik ikan secara efektif. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kelayakan ekonomi ALPIN dalam mendukung peningkatan Tingkat Kesiapan Teknologi (TKT) dari level 6 ke 7 sebagai dasar produksi massal. Metode yang digunakan mencakup analisis Bill of Materials untuk menghitung biaya produksi, pendekatan Market Sizing (TAM, SAM, SOM) untuk estimasi potensi pasar, serta perhitungan capital budgeting meliputi Net Present Value (NPV), Internal Rate of Return (IRR), dan Payback Period (PP). Hasil penelitian menunjukkan bahwa ALPIN layak secara ekonomi dengan NPV sebesar Rp1.338.381.243, IRR 48%, dan Payback Period selama 3 tahun. Analisis sensitivitas mengidentifikasi volume penjualan dan harga pokok produksi sebagai variabel paling berpengaruh terhadap profitabilitas. Kesimpulannya, ALPIN berpotensi menjadi solusi teknologi yang efektif dan berkelanjutan dalam meningkatkan efisiensi penangkapan ikan dan kesejahteraan nelayan.


Kata Kunci : Alat Pengumpul Ikan, Capital Budgeting, IoT, Kelayakan Ekonomi, Sustainable Development Goals (SDGs).

##submission.downloads##

Diterbitkan

2025-12-31

Terbitan

Bagian

Prodi S1 Bisnis Digital - Kampus Surabaya