Analisis Value Proposition dan Model Bisnis Ayam Bakar Wongsolo Menggunakan Value Proposition Canvas dan Business Model Canvas Dalam Upaya Mempertahankan Daya Saing

Penulis

  • Telkom University
  • Telkom University

Abstrak

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis value proposition dan model bisnis Ayam Bakar Wong Solo guna
merumuskan strategi yang dapat meningkatkan daya saing usaha di tengah ketatnya industri kuliner nasional. Ayam
Bakar Wong Solo merupakan salah satu brand kuliner ternama yang telah berkembang dari warung sederhana menjadi
jaringan restoran berskala nasional dan internasional. Namun, perkembangan teknologi digital dan kemunculan
kompetitor baru menuntut inovasi berkelanjutan dalam nilai yang ditawarkan kepada pelanggan. Dengan pendekatan
kualitatif dan studi kasus, penelitian ini menggunakan kerangka Value Proposition Canvas dan Business Model Canvas
untuk mengidentifikasi kekuatan dan kelemahan dalam proposisi nilai dan model bisnis Wong Solo. Data diperoleh
melalui wawancara, observasi, dan studi dokumentasiHasil penelitian menunjukkan bahwa pelanggan mengapresiasi
kelezatan dan harga terjangkau sebagai nilai utama, namun terdapat tantangan pada pelayanan dan adaptasi digital.
Penelitian ini merekomendasikan strategi penguatan kualitas layanan, pengembangan menu inovatif, serta pemanfaatan
platform digital untuk memperluas jangkauan pasar. Temuan ini diharapkan dapat menjadi referensi strategis dalam
pengembangan bisnis Ayam Bakar Wong Solo dan UMKM kuliner sejenis dalam menghadapi dinamika pasar modern.
Kata Kunci: value proposition, business model canvas, Ayam Bakar Wong Solo, strategi bisnis, daya saing, kuliner.

Referensi

Kemenparekraf. (2023). Laporan kontribusi sektor ekonomi kreatif nasional. Jakarta: Kementerian Pariwisata dan

Ekonomi Kreatif.

Khalida, M., & Sjaf, S. (2021). UMKM sebagai penggerak ekonomi lokal dan nasional. Jurnal Ekonomi

Pembangunan, 9(3), 121–130.

Osterwalder, A., & Pigneur, Y. (2014). Value Proposition Design: How to Create Products and Services Customers

Want. New York: Wiley.

Pasaribu, R. D., Shalsabila, D., & Djatmiko, T. (2023). Revamping business strategy using Business Model Canvas

(BMC), SWOT analysis, and TOWS matrix. Heritage and Sustainable Development, 5(1), 1–18.

https://doi.org/10.37868/hsd.v5i1.125 Sari, M., & Handayani, R. (2020). Analisis value proposition canvas

dalam strategi pemasaran. Jurnal Bisnis dan Inovasi, 8(4), 49–58.

Sudirman, N. A., & Alfanur, F. (2024). Analisis Strategi Pengembangan Bisnis Menggunakan Business Model Canvas

(Studi Kasus pada Dapur Kopi). Jurnal Manajemen, 10(3), 112–120. Telkom University Open Library.

Surya, A., Putra, R., & Tiawan, I. (2023). Penerapan VPC untuk UMKM makanan tradisional. Jurnal Inovasi UMKM,

(1), 43–51.

Trisninawati, T., & Mellita, R. (2020). Definisi usaha makanan dan peranannya dalam ekonomi kreatif. Jurnal

Kewirausahaan, 6(2), 66–74.

Winarno, H. Z., & Hidayatulloh, D. S. (2025). Evaluasi Model Bisnis dengan Kerangka SWOT (Studi Kasus Rumah

Makan Alam Pilemburan, Kabupaten Bandung Barat). Jurnal Manajemen, 11(2), 89–97. Telkom University

Open Library.

Yesayabela, T., Maulida, M., & Prasetyo, G. (2024). Pertumbuhan industri kuliner di kota-kota besar Indonesia.

Jurnal Ekonomi Kreatif, 9(2), 98–110.

Zanuar, R., & Dwiki, P. (2020). Value Proposition Canvas sebagai alat perancang nilai pelanggan. Jurnal Pemasaran

Strategis, 5(1), 29–37.

##submission.downloads##

Diterbitkan

2026-06-30

Terbitan

Bagian

Prodi S1 Manajemen (Manajemen Bisnis Telekomunikasi & Informatika)