Pengaruh Stres Kerja Terhadap Kinerja Karyawan Di Sektor Kesehatan Kota Batam : Studi Kasus Rumah Sakit Abc
Abstrak
Stres kerja merupakan fenomena yang umum terjadi di lingkungan kerja dan dapat berdampak signifikan
terhadap produktivitas karyawan, termasuk di sektor kesehatan. Di Rumah Sakit ABC Kota Batam, berbagai
tantangan seperti beban kerja yang tinggi, tekanan waktu, dan kompleksitas pelayanan medis memicu stres yang
dapat menurunkan kualitas pelayanan. Berdasarkan data internal rumah sakit, terjadi penurunan kinerja karyawan
serta meningkatnya angka ketidakhadiran dan turnover yang dikaitkan dengan tingkat stres kerja yang tinggi.
Kondisi ini menjadi perhatian penting karena secara langsung berdampak pada kepuasan pasien dan efektivitas
operasional rumah sakit.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana stress kerja dan kinerja karyawan di Rumah Sakit ABC
Kota Bata. Selain itu, penelitian ini juga digunakan untuk memahami sejauh mana stres kerja memengaruhi kinerja
karyawan di Rumah Sakit ABC. Fokus penelitian mencakup analisis tingkat stres kerja, evaluasi kinerja
karyawan, serta identifikasi hubungan antara keduanya.
Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kuantitatif dengan menggunakan
kuesioner sebagai pengumpulan data. Pengumpulan data dilakukan dengan convenience sampling yakni
menyebarkan kuesioner melalui HR Rumah Sakit ABC Kota Batam. Dari penyebaran ini terkumpul sampel
sebanyak 280 tenaga kerja yang bekerja di Rumah Sakit ABC Kota Batam. Alat ukur yang digunakan untuk
mengukur pernyataan tiap variabel dalam kuesioner yaitu uji validitas dan reliabilitas. Teknik analisis yang
digunakan untuk menguji variabel yang diteliti yaitu menggunakan deskriptif analisis, koefisien determinasi, dan
analisis regresi linear, pengujian hipotesis yang diolah menggunakan software IBM SPSS Statistics.
Berdasarkan hasil temuan penulis didapatkan bahwa tingkat stres kerja pada tenaga kesehatan di Rumah Sakit
ABC Kota Batam cukup tinggi. Sedangkan variabel kinerja karyawan berada dalam kategori rendah. Uji regresi
mengonfirmasi adanya pengaruh negatif yang signifikan antara stres kerja dan kinerja karyawan. Korelasi negatif
ini menegaskan bahwa peningkatan stres cenderung menurunkan kinerja tenaga kesehatan. Artinya stres kerja
yang tinggi memiliki korelasi yang signifikan dengan penurunan kinerja karyawan. Hasil analisis regresi ini juga
menunjukkan bahwa stres kerja merupakan salah satu faktor kecil yang dapat menjelaskan variasi kinerja
karyawan.
Penelitian ini memberikan kontribusi praktis dan teoritis. Secara praktis, temuan ini penting bagi manajemen
Rumah Sakit ABC dalam merancang kebijakan manajemen stres yang lebih adaptif sehingga dapat meningkatkan
kinerja tenaga kesehatan dan mengoptimalkan kualitas pelayanan Kesehatan. Secara teoritis, penelitian ini
memperkuat pemahaman mengenai hubungan antara stres kerja dan kinerja di sektor layanan kesehatan, serta
memperluas kajian manajemen sumber daya manusia dalam konteks rumah sakit pemerintah di wilayah
perbatasan seperti Kota Batam.
Kata Kunci : Beban Kerja, Kinerja Karyawan, Stres Kerja
Referensi
Ayu Kade Rachmawati, I. K., Fiko Farlis, M., Fara Dina, M., Tati Sumarti Bisri, M., Farida Idayati, M., MSA
Debi Eka Putri, S., Edi Harapan, M., Tegowati, Mp., dr Risci Intan Parmita Siti Nurdiah, M., Ganjar Winata
Martoatmodjo, Ms., Yayah Atmajawati, Mp., Agustin Riyan Pratiwi, Ms., Erna Ningsih Mokodongan, Ms.,
Lustono, Ms., & Editor, M. (2024). MANAJEMEN KONFLIK & STRES KERJA PENERBIT CV. EUREKA
MEDIA AKSARA.
Budiono Aris. (2023). DASAR-DASAR MANAJEMEN SUMBER DAYA MANUSIA (Pendekatan Lingkungan
Organisasi).
Christya Wardhani, U., & Muharni, S. (2023). HUBUNGAN BEBAN KERJA DAN LINGKUNGAN KERJA
DENGAN TINGKAT STRES PERAWAT DI RS X KOTA BATAM Article Information (Vol. 2, Issue 2).
Creswell John. (2018). Research Design Qualitative, Quantitative, and Mixed Methods Approaches.
Dafinci Oktafiana Wina, Meiliani, & Kananlua Paulus. (2021). Studi Tentang Stres Kerja yang Berdampak pada
Kinerja Karyawan.
DeFrank, R. S., & Cooper, C. L. (1987). Worksite Stress Management Interventions: Their Effectiveness and
Conceptualisation. In Journal of Managerial Psychology (Vol. 2, Issue 1, pp. 4–10).
https://doi.org/10.1108/eb043385
Eka Safitri, A., & Gilang, A. (2020). Pengaruh Stres Kerja terhadap Produktivitas Kerja Karyawan pada
PT.Telkom Witel Bekasi. 4(1).
Ferdian, A., Luturlean, B. S., Zhafira, K. D., & Izumi, N. K. (2020). The Impact of Work Stress on Turnover
Intention in Indonesia: Is There A Mediation from Employee’ Job Satisfaction? GATR Journal of
Management and Marketing Review, 5(1), 31–40. https://doi.org/10.35609/jmmr.2020.5.1(3)
Gani, N. A. (2021). Perilaku Organisasi. https://www.researchgate.net/publication/351880570
Hatmanti Nety, Puspitasari Novi, Zahroh Chilyatiz, & Winoto Priyo. (2023). Faktor-Faktor yang Berhubungan
dengan Tingkat Stres Kerja Perawat di Ruang IGD RSPAL Dr Ramelan Surabaya. In Jurnal Keperawatan
Muhammadiyah (Vol. 8, Issue 2).
Indiyati, D., Ghina, A., & Romadhona, A. F. (2021). Human Resource Competencies, Organizational Culture, and
Employee Performance. In International Journal of Science and Society (Vol. 3, Issue 1).
Ishak, D., Yusuf Maolani, D., STAI Al-Jawami Bandung, D., & UIN Sunan Gunung Djati Bandung, D. (2017).
KONSEP KINERJA DALAM STUDI ORGANISASI PUBLIK.
Lalang Ceriorita Arvinda, Selly Bastian Jannes, & Christianto Heru. (2022). Metodologi Penelitian Kuantitatif
dan Kualitatif.
Lazwar Irkhami, F. (2016). FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN STRES KERJA PADA PENYELAM DI
PT. X.
Maulidiyah, N. N., Lestari, A., Choerudin, A., Amidos, J., Masrin, P., Amaliyah, G., Umar, M., Hadawiah, A. M.,
Maharani, A., Arifannisa, N., Irawan, B., & Trinanda, O. (2022). PERILAKU ORGANISASI.
www.globaleksekutifteknologi.co.id
Psychological Distress. (n.d.).
Riaz, M., Riaz, M., Murtaza, G., & Khan, T. (2016). Impact of Job Stress on Employee Job Satisfaction. In
International Review of Management and Business Research (Vol. 5). www.irmbrjournal.com
Runtuwene, K., Kolibu, F. K., & Sumampouw, O. J. (2018). HUBUNGAN ANTARA STRES KERJA DENGAN
KINERJA PADA PERAWAT DI RUMAH SAKIT UMUM DAERAH MINAHASA SELATAN. In Jurnal
KESMAS (Vol. 7, Issue 5).
Sagala, E. J., & Ardi, R. P. (2017). Pengaruh Stres Kerja Terhadap Kinerja Karyawan : Studi Kasus pada Tenaga
Pengajar di Telkom University.
Santoso, A. B., Putri, R. K., Amalia, S., & Taruna, I. (2021). Effective work training in improving employee
performance. Turkish Journal of Computer and Mathematics Education, 12(8), 1675–1681.
Setiawan Indra Ahmad, & Darminto Eko. (2013). Pengaruh Dukungan Sosial terhadap Stres Kerja pada
Karyawan.
Setiawan Roy. (2022). Perilaku Organisasi.
Sipayung BAren, Sri Handari Wahyuningsih, R., Setiawan, R., & Sofyanty Devy. (n.d.). Manajemen Sumber Daya
Manusia : Teori dan Implementasi. https://www.researchgate.net/publication/373556459
Sonnentag, S., & Frese, M. (2002). Performance Concepts and Performance Theory. In Psychological
Management of Individual Performance (pp. 1–25). Wiley. https://doi.org/10.1002/0470013419.ch1
Supriadi, A., Ani Kusumaningsih, C., Kohar, M., Andri Priadi, M., Andi Yusniar Mendo, M., Lisda Asi SPd, M.
L., Robiyati Podungge, Ms., Afriyana Amelia Nuryadin, M. H., Agus Hakri Bokingo, M., & Fiesty Utami,
Ms. (2022). MANAJEMEN SUMBER DAYA MANUSIA.
Susan, E. (2019). MANAJEMEN SUMBER DAYA MANUSIA.
Usman Susanti, Lasiatun KMT, Kesek Negawati Meike, Riatmaja Dodi Setiawan, Papia Jedithjah, & Muktamar
Ahmad. (2023). Faktor yang Mempengaruhi Kinerja Pegawai (Studi Literatur Manajemen Sumber Daya).
Vanchapo, A. R., Faathir, S., & Tangerang, H. (2019). Beban Kerja dan Stres Kerja.



