Perbedaan Persepsi Antara Generasi X Dan Generasi Z Terhadap Citra Toko Pasar Tradisional Di Kota Bandung
Abstrak
Pasar tradisional merupakan bagian penting dalam perekonomian lokal, namun keberadaannya semakin terdesak oleh
kemunculan pasar modern yang menawarkan kenyamanan dan citra yang lebih menarik. Penelitian ini bertujuan untuk
membandingkan persepsi antara Generasi X dan Generasi Z terhadap citra toko pasar tradisional di Kota Bandung.
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh perbedaan karakteristik dan preferensi antar generasi dalam menilai kualitas belanja
dan lingkungan pasar. Untuk mencapai tujuan tersebut, penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode
survei yang dilakukan melalui penyebaran kuesioner kepada 200 responden dari masing-masing generasi. Data dianalisis
menggunakan uji non-parametrik Mann-Whitney karena hasil uji normalitas menunjukkan bahwa data tidak berdistribusi
normal. Sepuluh atribut citra toko yang digunakan mencakup merchandise, pelayanan, kenyamanan, suasana pasar,
layanan, aksesibilitas, harga, keamanan, fasilitas umum, dan reputasi. Hasil penelitian menunjukkan terdapat perbedaan
persepsi yang signifikan antara Generasi X dan Generasi Z sebagian besar atribut citra toko pasar tradisional. Generasi Z
cenderung memiliki standar yang lebih tinggi terhadap aspek kenyamanan, kebersihan, dan visual pasar, sementara
Generasi X lebih fleksibel terhadap kondisi pasar tradisional karena faktor kebiasaan dan pengalaman masa lalu. Penelitian
ini berkontribusi memberikan gambaran kepada pengelola pasar tradisional mengenai preferensi lintas generasi yang
berbeda. Temuan ini diharapkan dapat menjadi dasar dalam merumuskan strategi peningkatan citra pasar yang lebih
inklusif dan adaptif terhadap kebutuhan generasi muda, tanpa mengabaikan kenyamanan generasi sebelumnya. Sebagai
rekomendasi, pengelola pasar tradisional di Kota Bandung disarankan untuk melakukan revitalisasi fasilitas, memperbaiki
sistem pengelolaan, serta menciptakan suasana pasar yang lebih nyaman dan modern agar mampu bersaing dengan pasar
modern dan menarik minat lintas generasi.
Kata Kunci: citra toko, generasi X, generasi Z, pasar tradisional, persepsi konsumen
Referensi
Jurkiewicz, C. L. (2000). Generation X and the public employee. Public personnel management, 29(1), 55-74. Kotler, P.,
& Keller, K. L. (2016). Marketing Management. Pearson.
Kupperschmidt, B. R. (2000). Multigeneration employees: Strategies for effective management. The health care
manager, 19(1), 65-76.
Muftiadi, R. A., & Maulina, E. (2016). The Business Dynamic of Traditional Market Place: Demand Preferencae
Approach. Jurnal AdBispreneur, 1(2), 114.
Noble, S. M., & Schewe, C. D. (2003). Cohort segmentation: An exploration of its validity. Journal of business
research, 56(12), 979-987.
Peter, J. P., & Olson, J. C. (2010). Consumer Behavior & Marketing Strategy. McGraw-Hill.
Prabowo, F. S., & Rahadi, R. A. (2015). David vs. Goliath: Uncovering the future of traditional markets in Indonesia.
Mediterranean Journal of Social Sciences, 6(5), 28-36.
Prabowo, F. S. A., Kania, I., Alamanda, D. T., Ramdhani, A., & Fitria, R. R. K. (2020). The key metrics of traditional market
revitalisation from tenant's perspective. International Journal of Trade and Global Markets, 13(1), 89-97.
Prabowo, F. S. A., & Priambodo, R. (2021). Analysis Of Value Exchange Between Traditional Market Stakeholders (Case
Study: Baleendah Traditional Market). Jurnal Ilmu Sosial Politik dan Humaniora, 4(2), 10-15.
Prabowo, F. S. A., Rahadi, R. A., & Alamanda, D. T. (2017). Decomposing the problems of traditional markets business
ecosystem in Indonesia. International Journal of Public Sector Performance Management, 3(4), 375-397.
Rasda, M., Ali, M. S. S., Naping, H., & Busthanul, N. (2021). Mattirowalie Traditional Market Structure in Barru Regency.
Advances in Environmental Biology, 15(2), 1-6.
Sadino, J. A. S., & Syahbana, J. A. (2014). Pasar Tradisional Versus Pasar Modern di Daerah Perkotaan (Studi Kasus:
Kecamatan Gondokusuman Kota Yogyakarta). J. Pembang. Wil. Kota, 10, 205-217.
Schewe, C. D., & Noble, S. M. (2000). Market segmentation by cohorts: the value and validity of cohorts in America and
abroad. Journal of marketing management, 16(1-3), 129-142.
Sekaran, U., & Bougie, R. (2016). Research Methods for Business: A Skill-building Approach. Wiley. Siregar, S. (2013).
Metode penelitian kuantitatif: dilengkapi dengan perhitungan manual & SPSS.
Suryadarma, D., Poesoro, A., Budiyati, S., Rosfadhila, M., & Suryahadi, A. (2010). Traditional food traders in developing
countries and competition from supermarkets: Evidence from Indonesia. Food policy, 35(1), 79- 86.
Tambunan, T. (2020). Pasar Tradisional dan Peran UMKM. Pt Penerbit IPB Press.



