Analisis Kualitas Komunikasi Interpersonal Pada Hubungan Persahabatan Pasca Terjadinya Silent Treatment (Studi Pada Mahasiswa Universitas Telkom Bandung)
Abstrak
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh silent treatment terhadap kualitas komunikasi interpersonal dalam hubungan persahabatan di kalangan mahasiswa Universitas Telkom Bandung. Silent treatment, yang merupakan bentuk pengabaian komunikasi, dapat memiliki dampak signifikan pada dinamika hubungan antar individu. Melalui pendekatan kualitatif dengan metode wawancara mendalam, penelitian ini menemukan bahwa praktik silent treatment menyebabkan penurunan kedalaman komunikasi antara teman, munculnya jarak emosional, serta kerusakan kepercayaan dan keterbukaan. Dalam kerangka teori penetrasi sosial, efek silent treatment berdampak pada proses pengungkapan diri (self-disclosure) dan pembentukan keintiman dalam hubungan. Temuan penelitian menunjukkan bahwa pemulihan komunikasi pasca silent treatment memerlukan usaha dan waktu yang tidak sedikit. Hal ini menekankan pentingnya kesadaran emosional dalam mengelola konflik. Penelitian ini merekomendasikan peningkatan kesadaran emosional di kalangan mahasiswa, pengembangan keterampilan komunikasi yang efektif, serta penghindaran silent treatment sebagai strategi penyelesaian konflik yang lebih konstruktif. Dengan memahami dampak negatif dari silent treatment, diharapkan individu dapat lebih bijaksana dalam berkomunikasi dan menjaga hubungan persahabatan yang sehat. Penelitian ini memberikan kontribusi penting bagi pengembangan teori komunikasi interpersonal dan praktik hubungan sosial di lingkungan akademis. Kata Kunci: Komunikasi Interpersonal, Silent Treatment, Persahabatan.
Referensi
Altman, I., & Taylor, D. A. (1973). Social penetration: The development of interpersonal relationships. Holt, Rinehart and Winston.Altucher, J., & Altucher, C. A. (2014). The power of NO: Satu kata yang bisa membuat Anda selalu sehat, sukses, dan bahagia. Tangerang Selatan: Penerbit Gemilang.Amalia, M. A. D. B. P. W. S. R. G. S. I. (2022). Bahaya silent treatment. Jurnal Pendidikan Tranformatif, 1, Artikel 192.Arda, J. C. D., & Rina, N. (2022). Pengaruh keterbukaan diri terhadap hubungan relasional antar mahasiswa ilmu komunikasi Universitas Telkom. Medium, 10(1), 135–148.Baroroh, E. Z., Suzanna, & Fajriah, L. (2023). Psikologi komunikasi (ed. 1). Purbalingga: Eureka Media Aksara.Creswell, J. W. (2015). Research design: Qualitative, quantitative, and mixed methods approaches (ed. 4). Sage Publications.Crotty, M. (1998). The foundation of social research: Meaning and perspective in the research process. Sage Publications.DeVito, J. A. (2019). The interpersonal communication book (ed. 14). England: Pearson Education.Effendy, O. U. (2008). Dinamika komunikasi (ed. 4). Bandung: Remaja Rosdakarya.Ghorbal, S. L. (2022). Pengaruh kecerdasan emosi, prasangka, dan kualitas pertemanan terhadap sikap toleransi siswa pada sekolah berbasis agama. Jurnal Penelitian Pendidikan Islam, 9(2), 1–14.Guerrero, L. K., & Afifi, W. A. (2013). Close encounters: Communication in relationships (ed. 4). Los Angeles: Sage Publications.Hasyim, M. (2024). Penerapan social penetration theory dalam kehidupan sehari-hari. Journal of Dialogos, 1(2), 28–33.Holt-Lunstad, J., Uchino, B. N., Smith, T. W., & Hicks, A. (2007). On the importance of relationship quality: The impact of ambivalence in friendships on cardiovascular functioning. Annals of Behavioral Medicine, 33(3), 278–290.Mulyana, D. (2016). Ilmu komunikasi: Suatu pengantar. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.Rakhmat, J. (2015). Psikologi komunikasi (ed. 3). Bandung: PT Remaja Rosdakarya.Roem, E. R., & Sarmiati. (2019). Komunikasi interpersonal (Vol. 1). Padang: CV IRDH.Rubin, R. B., Rubin, A. M., Haridakis, P. M., & Piele, L. J. (2010). Communication research: Strategies and sources (ed. 7). Wadsworth Cengage Learning.Salsabila, A. R., Hermina, C., & Julaibib, J. (2024). Kualitas pertemanan dan kesejahteraan psikologis: Perspektif mahasiswa. Jurnal Psikologi Wijaya Putra (Psikowipa), 5(1), 12–22.Sugiyono. (2017). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.West, R., & Turner, L. H. (2010). Introducing communication theory: Analysis and application (ed. 4). New York: McGraw-Hill.Williams, K. D. (2007). Ostracism. Annual Review of Psychology, 58, 425–452.



