GAMBARAN KOMUNIKASI INTRAPERSONAL REMAJA AKHIR YANG TUMBUH TANPA FIGUR AYAH DI KOTA KUNINGAN AKIBAT PERCERAIAN

Penulis

  • Niken Tria Pebriawati
  • Lucy Pujasari Supratman

Abstrak

Penelitian ini bertujuan untuk memahami bagaimana komunikasi intrapersonal terjadi pada remaja akhir yang tumbuh tanpa figur ayah di Kota Kuningan. Komunikasi intrapersonal merujuk pada proses berpikir dan berbicara dalam diri sendiri, yang mencakup sensasi, persepsi, memori, dan berpikir. Tanpa adanya figur ayah dipandang sebagai pengalaman emosional yang turut membentuk cara remaja akhir memaknai diri, menjalin relasi dengan lingkungan, dan menjalani kehidupan sehari-hari. Penelitian ini menggunakan pendekatan studi kasus dengan metode kualitatif, melalui wawancara mendalam terhadap enam informan utama dan satu informan kunci. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tanpa adanya figur ayah hadir dalam bentuk sensasi emosional seperti kesedihan, kemarahan, dan kekecewaan persepsi yang beragam terhadap figur ayah serta memori yang ikut menyusun dinamika batin dan proses berpikir reflektif. Dalam proses komunikasi intrapersonal, terlihat keberagaman corak kelekatan berdasarkan tiga tipe, yaitu secure, resistant, dan avoidant attachment. Setiap informan menjalani pengalaman yang berbeda-beda, dan dari pengalaman tersebut terlihat bagaimana remaja akhir membentuk identitas dan menyusun pemahaman terhadap diri serta kehidupannya secara mandiri.
Kata Kunci: Komunikasi Intrapersonal, Remaja Akhir, Tanpa figur ayah, Komunikasi diri

Referensi

Ahyani Nur, L., & Astuti, D. (2018). Buku Ajar Psikologi Perkembangan Anak dan Remaja. In Universitas muria Kudus. Badan Penerbit Universitas Muria Kudus, January 2019, 2–131.

Anjani, A. F., Anjani, N. K. M., Giovana, S., Apriliani, S., & Farisandy, E. D. (2024). Cinta Pertama Hilang: Mengungkap Dinamika Forgiveness Perempuan Dewasa Tanpa Ayah Pasca Perceraian. Psyche 165 Journal, 17(1), 48–56. https://doi.org/10.35134/jpsy165.v17i1.332

Farah, R., Lucy, D., & Supratman, P. (2023). Peran Komunikasi Keluarga Pada Remaja Penderita Depresi Di Kota Bandung The Role Of Family Communication In Adollescene Suffering From Depression In The City Of Bandung. EProceedings …, 10(6), 4599–4604.

Fiantika, Wasil M, Jumiyati, Honesti, Wahyuni, Jonata, Et. al. (2022). Metodologi Penelitian Kualitatif. In Metodologi Penelitian Kualitatif. In Rake Sarasin (Issue Maret).

Hariyanto, D. (2021). Buku Ajar Pengantar Ilmu Komunikasi. In F. A. Darma & D. M. Utomo (Eds.), Buku Ajar Pengantar Ilmu Komunikasi. Umsida Press. https://doi.org/10.21070/2021/978-623-6081-32-7

Hasnahwati. (2020). PERANAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM PADA MASA PERKEMBANGAN REMAJA HASNAHWATI. 3, 14–22.

Irawati, D., Natsir, N. F., & Haryanti, E. (2021). Positivisme, Pospositivisme, Teori Kritis, dan Konstruktivisme dalam Perspektif “Epistemologi Islam.” JIIP - Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan, 4(8), 870–880. https://doi.org/10.54371/jiip.v4i8.358

Khoirunnisa, N. I. R. N. (2016). Hubungan Antara Attachment ( Kelekatan ) Orang Tua Dengan Kemandirian Emosional Pada Remaja Jalanan. Penelitian Psikologi, 8, 39–40.

Kustiawan, W., Fadillah, U., Sinaga, F. K., Hattaradzani, S., Hermawan, E., Juanda, M. D., Suryadi, A., & Fahmi, R. R. (2022). Komunikasi Intrapersonal. Journal Analytica Islamica, 11(1), 150. https://doi.org/10.30829/jai.v11i1.11930

Lia Sari, S., Devianti, R., & Safitri, aini. (2018). Educational Guidance and Counseling Development Jounal KELEKATAN ORANGTUA UNTUK PEMBENTUKAN KARAKTER ANAK. Educational Guidance and Counseling Development Jounal, 1(1), 17–31.

Ntoma, V. N., & Kusmawati, A. (2024). Dampak Fatherless terhadap Kenakalan Remaja Dampak Fatherless terhadap Kenakalan Remaja. 4.

Putri, R. A., & Setiawan, E. (2024). Komunikasi Ayah dalam Pembentukan Konsep Diri Remaja Fatherless. 569–575.

Ragita, S. P., & Fardana N., N. A. (2021). Pengaruh Keterlibatan Ayah Dalam Pengasuhan Terhadap Kematangan Emosi Pada Remaja. Buletin Riset Psikologi Dan Kesehatan Mental (BRPKM), 1(1), 417–424. https://doi.org/10.20473/brpkm.v1i1.24951

Rakhmat, J. (2009a). Psikologi Komunikasi. PT REMAJA ROSDAKARYA.

Rita Fiantika, F., Wasil, M., & Jumiyati, S. (2022). METODOLOGI PENELITIAN KUALITATIF. www.globaleksekutifteknologi.co.id

Saepulloh, R. (2017). Mensos: Indonesia Ranking 3 Fatherless Country di Dunia.

Samsu. (2021). MetodePenelitian.

Saoqillah, A. (2022). Peranan Komunikasi Intrapersonal Dalam Proses Pembentukan Konsep Diri Mahasiswa Kpi Iuqi. At-Tawasul, 1(2), 83–92. https://doi.org/10.51192/ja.v1i2.210

Sugiyono. (2017). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif Dan R&D (p. 329).

Yupi Anesti, & Mirna Nur Alia Abdullah. (2024). Fenomena Fatherless: Penyebab dan Konsekuensi Terhadap Anak dan Keluarga. WISSEN : Jurnal Ilmu Sosial Dan Humaniora, 2(2), 200–206. https://doi.org/10.62383/wissen.v2i2.105

Zarkasyi, E. S. W., & Badri, M. A. (2023). Fenomena Fatherless Dalam Keluarga Perspektif Hukum Islam. USRAH: Jurnal Hukum Keluarga Islam, 4(2), 193–208. https://doi.org/10.46773/usrah.v4i2.765

##submission.downloads##

Diterbitkan

2026-08-01

Terbitan

Bagian

Prodi S1 Ilmu Komunikasi