PERANCANGAN MITIGASI RISIKO PADA GUDANG BAHAN BAKU KEMASAN DENGAN MENGGUNAKAN METODE FAILURE MODE AND EFFECT ANALYSIS DAN ANALYTICAL HIERARCHY PROCESS

Rizky Alif Oktaviani Hariyono, Ari Yanuar Ridwan, Femi Yulianti

Abstract

Gudang merupakan bagian penting dalam rantai pasok. Pada industri manufaktur saat ini terdapat beberapa jenis gudang antara lain, gudang bahan baku, gudang bahan baku kemasan, gudang produk setengah jadi, dan gudang produk jadi. PT. X merupakan industri manufaktur yang memproduksi makanan ringan. PT. X memiliki variasi produk yang sering berganti kemasan dan adanya penghentian produksi makanan ringan yang mengakibatkan adanya penumpukan bahan baku kemasan yang tidak terpakai di gudang. Penumpukan bahan baku tidak terpakai memberi dampak bertambahnya biaya sewa gudang dan gangguan aliran pergerakan barang. PT. X belum memiliki rancangan mitigasi risiko terkait aktivitas gudang bahan baku kemasan. Oleh karena itu, dibutuhkannya rancangan mitigasi pada aktivitas gudang bahan baku kemasan. Penelitian ini diawali dengan mengidentifikasikan aktivitas gudang, memetakannya kedalam SCOR, mengidentifikasi risiko, penilaian risiko dengan metode FMEA dan merancang mitigasi terbaik risiko dengan AHP. Hasil dari penelitian ini, teridentifikasi total 17 kejadian risiko dan 29 sumber risiko pada aktivitas gudang bahan baku kemasan PT. X. Hasil alternatif mitigasi terpilih aktivitas source pada risiko adanya dead stock memiliki bobot 0,596, sedangkan aktivitas deliver pada risiko ketidaksesuaian stok sistem gudang dengan aktual memiliki bobot 0,512, dan aktivitas return pada risiko tidak hadirnya salah satu pihak terkait pada pemasukan barang memiliki bobot 0,682.

Kata Kunci : Gudang, Rantai Pasok, Risiko, SCOR, FMEA, AHP

Full Text:

PDF

References

Mondelez International, State of Snacking: 2020 Global Consumer Snacking Trends Study, 2020. [Online]. Available: https://www.mondelezinternational.com/stateofsnacking. [Accessed 8 Mei 2021].

S. Millah, "Survei : Orang Indonesia Lebih Banyak Makan Camilan Ketimbang Makan Berat," 03 Desember 2019. [Online]. Available: https://traveling.bisnis.com/read/20191203/223/1177360/survei-orang-indonesia-lebih-banyak-makan-camilan-ketimbang-makan-berat. [Accessed 8 Mei 2021].

Y. Amalia, A. Y. Ridwan and B. Santosa, "Perancangan Alokasi Penyimpanan di Gudang Bahan Baku pada Divisi Alat Perkeretaapian PT Pindad (Persero) untuk Mengurangi Waktu Delay Menggunakan Pendekatan Analisis FSN dan Class Based Storage Policy," Jurnal Rekayasa Sistem & Industri, vol. 3, p. 48 – 53, 2016.

D. A. A. Elisabeth, "Peran Kemasan dan Label Produk Pangan terhadap Minat Beli Konsumen," 9 Oktober 2018. [Online]. Available: https://balitkabi.litbang.pertanian.go.id/infotek/peran-kemasan-dan-label-produk-pangan-terhadap-minat-beli-konsumen/. [Accessed 8 Mei 2021].

R. Martono, Manajemen Logistik Terintegrasi, Jakarta: PPM Manajemen, 2015.

APICS, Supply Chain Operations Reference Model: SCOR Version 12.0, Chicago: APICS, 2017.

M. Ridho, K. Mandagie and W. T. Bhirawa, "Analsis Pendekatan Mitigasi Risiko Pada Aktivitas Rantai Pasok Dengan Metode Pendekatan Supply Chain Operation Reference Serta Metode Hor (House Of Risk) Di Pt. Barentz," Jurnal Teknik Industri, 2020.

I. N. Pujawan and M. Er, "Model SCOR," in Supply Chain Management Edisi 3, Yogyakarta, ANDI, 2017, pp. 280-281.

The Institute of Risk Management, "A Risk Management Standard," IRM, AIRMIC, ALARM, London, 2002.

R. Haimelin, F. Goerlandt, P. Kujala and B. Veitch, "Implications of novel risk perspectives for ice management operations," Cold Regions Science and Technology, p. 6, 2017.

R. A. Sari, R. Yuniarti and D. P. A., "Analisa Manajemen Risiko Pada Industri Kecil Rotan Di Kota Malang," Journal of Industrial Engineering Management, vol. 2, p. 41, Desember 2017.

I. N. Pujawan and L. H. Geraldine, "House of risk: A model for proactive supply chain risk management," Business Process Management Journal, 2009.

S. Hidayat, Marimin and A. Suryani, "Model Identifikasi Risiko dan Strategi eningkatan Nilai Tambah pada Rantai Pasok Kelapa Sawit," Jurnal Teknik Industri, 2012.

I. P. Sugih Arta, Manajemen Risiko, Bandung: Widina Bhakti Persada Bandung, 2021, pp. 21-24.

A. A. Nannikar, "FMEA for Manufacturing and Assembly Process," International Conference on Technology and Business Management, 2012.

R. A. Permana, A. Y. Ridwan and F. Yulianti, "Perancangan Sistem Monitoring Ketahanan Pangan Dan Mitigasi Risiko Distribusi Beras Menggunakan Metode Fmea Dan Ahp Pada Bulog Subdivre Bandung," Telkom University, 2019.

Y. Hisprastin and I. Musfiroh, "Ishikawa Diagram dan Failure Mode Effect Analysis (FMEA) sebagai Metode yang sering digunakan dalam Manajemen Risiko Mutu di Industri," Majalah Farmasetika, p. 3, 2021.

Najah, A. Y. Ridwan and B. Santosa, "Perancangan Sistem Analisis dan Mitigasi Risiko Rantai Pasok dengan Menggunakan Metode Fuzzy FMEA (Failure Mode and Effect Analysis) dan AHP (Analytical Hierarchy Process) pada Industri Sayuran Brokoli di Daerah Lembang," Universitas Telkom, 2019.

R. R. Pratama, "Penentuan Prioritas Perbaikan Jalan dengan Metode Analytic Hierarchy Process (AHP) dan COPRAS-G di Kota Tangerang," Ind. Journal on Computing, 2018.

Kusrini, Konsep dan Aplikasi Sistem Pendukung Keputusan, Yogyakarta: ANDI, 2007.

Refbacks

  • There are currently no refbacks.
max_upload :-1