PERBAIKAN PERFORMANSI TERHADAP DAERAH CAKUPAN JARINGAN LTE DI SEPANJANG JALUR KERETA RAILINK DARI STASIUN KA BANDARA SOEKARNO-HATTA SAMPAI STASIUN BATUCEPER

Authors

  • Qori Alfian Telkom University
  • Uke Kurniawan Usman Telkom University
  • Nur Andini Telkom University

Abstract

KA Railink Bandara Soekarno-Hatta yang berada di Kota Tangerang merupakan jalur kereta yang menyatukan stasiun kereta menuju Bandara Soekarno-Hatta. Sebagian besar pengunjung menggunakan smartphone dengan teknologi Long Term Evolution (LTE) dan menggunakan teknologi tersebut untuk melakukan pelayanan seperti chatting, browsing, streaming, dan memeriksa jadwal keberangkatan pesawat. LTE di KA Railink Bandara Soekarno-Hatta khususnya pada jalur kereta railink dari stasiun KA bandara Soekarno-Hatta sampai Stasiun Batuceper belum optimal sehingga dibutuhkan upaya untuk meningkatkan jaringan LTE. Salah satu cara untuk meningkatkan suatu jaringan dengan melakukan perbaikan terhadap cakupan layanan (coverage). Penelitian ini mulai dilakukannya perbaikan kualitas jaringan LTE berdasarkan coverage area dengan menggunakan dua skenario perbaikan yaitu physical tuning dan power configuration ke wilayah yang kekurangan sinyal. Pada simulasi jaringan LTE ini,  parameter-parameter yang dianalisa yaitu RSRP (Reference Signal Received Power), SINR (Signal to Noise Ratio), dan throughput. Dari hasil penelitian yang sudah dilakukan pada saat melakukan proses perbaikan melalui simulasi mengalami peningkatan, seperti nilai rata-rata RSRP mengalami peningkatan dari -116,98 dBm menjadi -94,65. Nilai SINR dan throughput juga mengalami peningkatan dimana masing-masing nilai tersebut adalah 4,04 dB menjadi 29,52 dB dan 15,163 Mbps menjadi 35,214 Mbps.

 

 

Kata kunci : Kereta Api Bandara, LTE, RSRP, Throughput, SINR

References

C. Cox, An Introduction to LTE: LTE, LTE-Advanced, SAE, VoLTE and 4G Mobile Communications: Second Edition, vol. 9781118818. 2014.

H. M. T. Al-Hilfi and A. S. Daghal, “Effects of varying lte link budget parameters on mapl and cell range,” J. Commun., vol. 15, no. 7, pp. 583–587, 2020, doi: 10.12720/jcm.15.7.583-587.

A. Elnashar, M. A. El-Saidny, and M. R. Sherif, Design, Deployment and Performance of 4G-LTE Networks: A Practical Approach. Wiley Blackwell, 2014.

D. L. Tamtama and E. Y. D. Utami, “Analisis Kinerja Coverage & Kualitas Sinyal 4G Lte Pada Operator Seluler Di Kota Purbalingga,” Media Elektr., vol. 10, no. 2, p. 8, 2017.

Muhammad Hafidh, U. K. Usman, and H. Vidyaningtyas, “ANALISA DAN OPTIMASI BAD COVERAGE PADA JARINGAN 4G LTE 1800 MHZ (STUDI KASUS DAERAH PENGAMATAN TANJAKAN MAUK TANGERANG SELATAN),” vol. 6, no. 1, pp. 208–216, 2019.

S. Yusnita, Y. Saputra, D. Chandra, and P. Maria, “Peningkatan Kualitas Sinyal 4G Berdasarkan Nilai KPI Dengan Metode Drivetest Cluster Padang,” Elektron J. Ilm., vol. 11, no. 2, pp. 43–48, 2019, doi: 10.30630/eji.11.2.103.

E. P. Sari, Usman, Uke Kurniawan, and N. Andini, “ANALISA PERBAIKAN COVERAGE AREA JARINGAN LTE PADA JALUR ATAS TANAH (ASEAN – LEBAK BULUS) DI JALUR MASS RAPID TRANSIT (MRT) JAKARTA,” pp. 1–9.

“Railink | Stasiun Kereta Api Bandara.” https://www.railink.co.id/train/id (accessed Feb. 13, 2020).

Downloads

Published

2021-12-03